Pelaku Sindikat Pencurian di Mimika Mengaku Mencuri Karena Faktor Ekonomi

Bagikan Bagikan
Tiga Pelaku yang diamankan di Polres Mimika (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Tiga orang pelaku sindikat pencurian berinisial AT (32) , Z (24) dan R (37) yang ditangkap pada Rabu (16/9/2020) kemarin mengaku melakukan aksi mencuri karena alasan ekonomi.

"Dari keterangan sementara, pelaku melakukan pencurian untuk kebutuhan sehari-hari, karena faktor ekonomi," jelas Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP. Hermanto melalui Kaur Bin Ops (KBO) Satreskrim Polres Mimika, Iptu Andi Suhidin, SH. M.Si saat ditemui di ruangannya, Kamis (27/9/2020).

Andi mengatakan saat ini pihak kepolisian masih mengembangkan dan mencari alat bukti hasil kejahatan yang dilakukan oleh kelompok sindikat tersebut.

"Kami masih mencari terkait sisa uang, laptop, dan beberapa bukti lainnya kemudian nanti akan dilakukan penyitaan," katanya.

Dijelaskan untuk uang masih didalami karena uang hasil curian disimpan di rekening istri dari Z dan AT.

"Sementara istri dari Z yakni D masih berstatus saksi, kalau istrinya AT kami belum lakukan pemeriksaan, orangnya sudah ada di sini," kata Andi.

Menurut Andi, pengakuan sementara para istri pelaku tersebut rata-rata tidak mengetahui suami mereka mendapatkan uang dari hasil pencurian.

"Keterangan sementara saksi (D) ada sekitar 30 juta di rekeningnya. Tapi kita tidak serta merta menerima pernyataannya karena kita akan print out terlebih dahulu buku tabungannya dan kemudian mencocokkan dengan keterangan dan pengakuannya, setelah itu kita akan sita uang tersebut," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap D, kata Andi, pihaknya masih melihat perannya, apakah dia membantu atau dia memberikan fasilitas atau tidak, sehingga sejauh ini masih sebatas saksi.

Kemudian untuk SA yang kini masih DPO, ternyata sebelumnya sudah pernah ditahan oleh pihak Polres Mimika sebelum menangkap tiga pelaku lainnya.

"Pertama kita sudah amankan SA namun karena tidak cukup bukti sehingga kita bebaskan. Namun, ketika kita bebaskan, tiga tersangka ini yang kita tangkap mengaku SA ini juga berkomplot dengan mereka," katanya.

Dimana peran SA, ia menyewa mobil Pajero selama dua hari yang digunakan untuk melancarkan aksi pencurian tersebut.

"Mobil itu disewa oleh SA selama dua hari. Hari pertama dia sewa tiga jam dan hari kedua ia sewa empat jam. Per satu jamnya 100 ribu. SA ini tugasnya juga untuk pemetaan. Indikasinya SA masih berada di Timika. Kita juga sudah menyebarkan foto DPO baik di pelabuhan maupun di bandara," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar