Penyebaran Covid-19 di Tembagapura Menurun, Timika Meningkat Tinggi

Bagikan Bagikan
Tembagapura (Foto:Net)


SAPA (TIMIKA) - Penyebaran covid-19 di wilayah Tembagapura Mimika mulai menurun, yang sebelumnya zona merah, saat ini telah berubah menjadi zona kuning.

Gambaran kasus di Tembagapura sebelum tanggal 18 Agustus 2020 merupakan zona merah, sekarang menjadi zona kuning, serta hari ini tersisa 9 kasus dan sedang diisolasi.

"Tembagapura zona kuning, dan kasus tertinggi sekarang terfokus pada wilayah Timika dan Portsite Distrik Mimika Timur Jauh," ungkap Reynold, Rabu (23/9/2020).

Reynold mengatakan, wilayah Portsite tetap akan diperketat dan semua karyawan yang keluar masuk Portsite tetap mengikuti protokol kesehatan dengan menunjukkan surat keterangan sehat rapid test.

Di sisi lain, hari ini, Rabu (23/9/2020), Satgas Covid-19 Kabupaten Mimika melaporkan penambahan 48 kasus baru positif Covid-19, dimana 26 kasus dari Distrik Mimika Baru, 8 kasus Kampung Amamapare (Porsite) Distrik Mimika Timur Jauh, 8 kasus Distrik Kuala Kencana, 5 kasus Distrik Wania dan 1 kasus DistrikTembagapura.

Dengan demikian kumulatif kasus positifnya berjumlah 1.289 dan kasus aktif sebanyak 387, sedangkan total yang sembuh sebanyak 889 orang.

Dari sebaran wilayah, Distrik Tembagapura dengan jumlah 9 kasus, Distrik Kuala Kencana 61 kasus, Mimika Baru 159 kasus, Wania 75 kasus, dan Distrik Mimika Timur Jauh (Portsite) 83 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika itu mengatakan kasus ini meningkat 15 kali dari kasus awal,  dan angka kematian rata-rata hampir 2 kasus perhari, baik pada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan juga probable.

Ia mengatakan, tim Satgas juga akan terus memberikan pengawasan kepada pasien yang saat ini melakukan isolasi mandiri baik itu karyawan ataupun masyarakat Mimika.

"Untuk mereka yang melakukan isolasi mandiri di rumah, harus memenuhi persyaratan atau kriteria penilaian, yakni rumah dihuni tidak lebih dari satu 1 kepala keluarga, dan rumah harus memadai. Jika tidak memenuhi syarat maka akan dilakukan isolasi terpusat di MSC," katanya.

Sedangkan terkait kapasitas rumah sakit terhadap kondisi pasien hari ini, Dia menjelaskan bahwa tempat tidur yang tersedia di RSUD Mimika hanya 63 tempat, dan 47 sudah terpakai, sementara tempat tidur yang tersedia di shelter sebanyak 70 dan yang terisi 24.

"Kami akan melakukan rekayasa pelayanan jika terjadi kemungkinan terburuk. Yang pertama Puskesmas akan difungsikan untuk menangani pasien yang terkonfirmasi asintopasimtomatis atau kasus dengan gejala yang sangat ringan dengan pendekatan penanganan TB, kedua  kita akan bekerjasama dengan 3 rumah sakit swasta di Timika untuk setiap pasien non Covid dirujuk ke rumah sakit swasta sementara rumah sakit umum Daerah fokus untuk menangani Covid-19. Skenario ini sudah dirancang sejak tanggal 17 Maret tahun 2020 lalu, dan skenario akan diterapkan ketika ada kemungkinan terburuk,” ungkapnya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus