Perbup Mimika Telah Diterbitkan, Melanggar Protokol Kesehatan Akan Dikenai Sanksi

Bagikan Bagikan
Petugas sedang melakukan pengawasan protokol kesehatan terhadap masyarakat Mimika (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika telah resmi menetapkan perpanjangan masa new normal covid-19, dengan membatasi aktivitas masyarakat mulai pukul 06:00 WIT hingga pukul 21:00 atau jam 9 malam.

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM menegaskan bahwa tidak ada PSDD ataupun PSBB. Mimika masih dalam tatanan hidup baru atau new normal, hanya saja aktivitas masyarakat dibatasi hingga jam 9 malam.

“Tidak ada pembatasan sosial hanya pembatasan waktu saja, namun pada jam yang dilarang, petugas akan mengawasi di jalan untuk memastikan saja, karena masyarakat kita mulai lupa dan mengabaikan protokol kesehatan. Sebelum pembatasan diberlakukan, pemerintah melalui tim Pokja akan melakukan sosialisasi secara meluas kepada masyarakat Mimika,” ungkap Wabup John ketika ditanya wartawan, Kamis (24/9/2020).

Menurut John, sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan telah ditetapkan dalam Peraturan Bupati Mimika nomor 20 Tahun 2020. Sehingga bagi masyarakat atau pengusaha yang tidak mematuhi aturan tentunya akan dikenakan sanksi tegas.

Dijelaskan, untuk perorangan dikenakan sanksi sosial, dan kepada pelaku usaha berupa sanksi administratif, hingga pencabutan izin usaha.

“Peraturan Bupati terkait sanksi tersebut telah diterbitkan. Kita tidak bisa berikan sanksi pidana atau denda, karena untuk sanksi pidana harus diatur dengan Peraturan Daerah (Perda),” tuturnya.

Ia menambahkan, tim akan melakukan pengawasan di tempat-tempat yang telah ditetapkan sebagai kluster di Timika, dan perkembangannya seperti apa, barulah tim akan mengambil langkah, apakah dengan melakukan pemeriksaan secara massal, atau dilakukan karantina selama 14 hari.

“Salah satu penyebab utama dalam penularan covid-19 karena yang melakukan isolasi mandiri tidak disiplin, dan yang akan melakukan isolasi mandiri harus memenuhi kriteria yang ditentukan oleh tim,” tambah John. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar