Perketat Penjagaan, Pasar Lama Timika Tampak Bersih dan Rapi

Bagikan Bagikan
Kondisi pasar lama usai pedagang direlokasi ke pasar sentral (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) – Pasca pemindahan sebagian pedagang  ke pasar sentral beberapa waktu lalu, tim gabungan dari Disperindag, Dispol-PP, Dishub dibantu TNI dan Polri perketat penjagaan di tiga titik masuk pasar lama jalan Trikora, Kelurahan Koperapoka Mimika.

Atas penjagaan ketat tim gabungan ini, kondisi pasar lama kini menjadi bersih dan rapi. Tim gabungan mendirikan pos penjagaan di setiap titik masuk wilayah pasar lama, sehingga pedagang tidak berani masuk dan kembali menggelar dagangannya di pinggiran jalan ataupun pinggiran ruko.

“Tim sudah lakukan sosialisasi dan penertiban para pedagang di pasar lama sejak hari Jumat lalu dan saat ini kondisinya jadi rapi dan bersih. Hari ini kami sudah sosialisasi ulang di pasar gorong-gorong supaya tanggal 15 September semua harus pindah ke pasar sentral,” ungkap pengawas pelaksanaan penertiban Disperindag Mimika, La Itam Gradenggo di pasar lama, Senin (14/9/2020).


Penertiban ini dilakukan untuk penataan kota, baik untuk persiapan Pesparawi, PON ke XX ataupun untuk pemanfaatan pasar sentral, karena pemerintah daerah telah membangun pasar sentral dengan fasilitas yang sangat aman dan nyaman bagi pedagang.

“Kita berharap supaya para pedagang paham dan mendukung apa yang dilakukan pemerintah. Kita sedang persiapkan dua event besar, jadi kota Timika harus rapi dan bersih, karena nantinya banyak tamu dari luar yang akan datang ke Timika,” ujarnya.

Sedangkan Koordinator Lapangan Tim Dispol-PP, Matius Wai mengatakan sebagai dinas penegak Perda, Dispol-PP siap mengeksekusi setelah adanya instruksi dari Pimpinan daerah, dalam hal ini Bupati. Dengan demikian, diharapkan agar tidak lagi terjadi apa yang pernah dilakukan para pedagang saat penertiban di tahun sebelumnya. Di mana sebelumnya meski telah ditertibkan, tapi semua pedagang tetap kembali menempati pasar lama.

“Kami dari Dispol-PP ada 30 personil dan ditempatkan di tiap pos bersama TNI, Polri, Dishub dan juga dari Disperindag. Intinya kami selalu eksekusi setiap kali ada instruksi. Penertiban ini tetap berlanjut hingga bulan Desember,” kata Matius. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar