Persediaan Oksigen di RSUD Mimika Menipis Karena Pasien Covid-19 yang Terus Bertambah

Bagikan Bagikan
(Foto Ilustrasi Tabung Oksigen)


SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra pada Selasa (29/9/2020) mengatakan, meningkatnya kasus covid-19 di Mimika tidak hanya berdampak pada modalitas tenaga kerja di rumah sakit, modalitas tempat tidur, modalitas reagen untuk pemerikasaan, modalitas persediaan obat, namun juga berdampak pada pemakaian oksigen.

Hal tersebut lantaran pasien covid-19 yang saat ini diisolasi di rumah sakit umum daerah (RSUD) Mimika sebagian besar merupakan kasus dengan gejala sedang dan berat.

Reynold  yang ditemui awak media di jalan SP2 itu mengungkapkan, persediaan oksigen di RSUD semakin menipis. Dia menjelaskan dalam dua minggu terakhir pemakaian oksigen meningkat hingga 60 tabung perhari. Ia menambahkan kebutuhan oksigen akan meningkat lagi ketika jumlah pasien covid-19 terus bertambah.

“Ini meningkat 3 kali lebih banyak pada saat kasus awal yang ditemukan sejak bulan Maret hingga Agustus 2020, dimana penggunaan oksigen dalam sehari hanya mencapai 20 tabung. Untuk itu, kami sudah duduk bersama dengan pihak RSUD termasuk pihak yang mengadakan oksigen, dan mereka bersedia untuk tetap memproduksi, akan tetapi itu juga masih kurang, karena mereka hanya bisa memproduksi 45 tabung oksigen perhari,” ungkap Reynold.

Untuk mengisi itu, Mantan Sekretaris Dinskes itu mengatakan hasil koordinasi PTFI bersedia untuk membantu dengan menyediakan 20-25 tabung oksigen perhari. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar