PLN Tengah Bangun Jaringan Kabel Bawah Tanah Sukseskan PON Papua 2021

Bagikan Bagikan

Pertemuan PLN UIWP2B dengan PB PON Papua terkait pemaparan kesiapan infrastruktur kelistrikan jelang PON XX pada 2021. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- PT PLN (Persero) kini tengah berupaya membangun jaringan kabel bawah tanah agar pasokan listrik di empat kluster penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2021 dapat terpenuhi dan tidak terganggu.

 

General Manajer PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat Abdul Farid di Jayapura, Kamis, mengatakan pihaknya memastikan kebutuhan daya di empat wilayah pelaksanaan PON, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke sangat mencukupi.

 

"Pasalnya, jika daya cukup itu belum aman, untuk itu kami di Kota Jayapura ini contohnya, ada banyak sekali menanam kabel di dalam tanah, sehingga diharapkan keandalan pasokan listrik ini saat PON meningkat," katanya.

 

Menurut Abdul, hal penting lain yang dilakukan PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat kini adalah menyiapkan antisipasi ketersediaan listrik lewat "genset mobile" yang nantinya ditempatkan di seluruh venue atau tempat penyelenggaraan iven PON.

 

"Sehingga dengan beberapa skenario ini secara keseluruhan, PLN siap untuk mensukseskan PON XX pada 2021 di Provinsi Papua," ujarnya.

 

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) PB PON Papua Elia Loupatty mengatakan pihaknya mengapresiasi kinerja PLN dalam mempersiapkan jaringan listrik untuk kebutuhan iven empat tahunan itu pada tahun depan.

 

"Oleh karenanya, kami semakin yakin bahwa penyelenggaraan PON di Papua, akan lebih semarak dan tidak akan mengalami gangguan apa pun dari segi ketersediaan pasokan listrik," katanya.

 

Dia menambahkan PLN Wilayah Papua dan Papua Barat telah cukup membahagiakan pihaknya dalam paparan, di mana sudah memastikan pasokan listrik di empat wilayah yang akan melaksanakan PON cukup, lalu ada peningkatan keandalan serta "back up" lewat "genset mobile". (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar