Polda Papua Tangani Dugaan Korupsi 1 Miliar Rupiah di Sentra Pendidikan Mimika

Bagikan Bagikan
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Drs Ahmad Musthofa Kamal (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) - Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/206/VIII/Res.3.1./2020/SPKT/POLDA PAPUA, tanggal 8 Agustus 2020, Direktorat Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Papua kini sedang menangani dugaan korupsi di Sentra Pendidikan tahun anggaran 2019.

Berdasarkan surat perintah penyidikan nomor: sprin.Sidik/186.a/VIII/RES.3.1./2020/Ditreskrimsus, tanggal 8 Agustus 2020, kini sebanyak 65 saksi telah diperiksa.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Mustofa Kamal dalam keterangan tertulisnya mengatakan, Sentra Pendidikan merupakan sekolah berpola asrama, yang terdiri dari SD Negeri Sentra Pendidikan, SMP Negeri Sentra Pendidikan dan SMP Negeri 5 Sentra Pendidikan.

Sekolah tersebut dikhususkan untuk putra putri asli Suku Kamoro dan Suku Amungme, serta lima suku kekerabatan.

“Dengan pola asrama tersebut, Sentra Pendidikan dikhususkan untuk putra-putri asli dari berbagai suku di Kabupaten Mimika, mulai dari Suku Amugme, Kamoro dan lima suku kekerabatan lainnya,” kata Kamal.

Dijelaskan, tahun 2019 Sentra Pendidikan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 14.183.983.592. Anggaran tersebut, untuk kegiatan belanja pengadaan makan minum siswa-siswi, guru, pamong asrama, dan karyawan Sentra Pendidikan.

"Dari alokasi anggaran tersebut, kegiatan belanja untuk makan minum siswa-siswi, guru, pamong asrama dan karyawan terealisasi senilai Rp12.731.255.900," katanya.

Anggaran tersebut terdiri dari dua kontrak. Kontrak pertama dengan Nomor: 082/kontrak-JL/DP/2019 tanggal 26 November 2019 dengan nilai kontrak Rp 8.056.673.900.

Kontrak kedua, Nomor: 077/kontrak-JL/DP/2019 tanggal 2 September 2019 dengan nilai kontrak Rp 4.674.582.000.

Terhadap kegiatan atau belanja untuk makan siswa-siswi, guru, pamong asrama dan karyawan untuk Sentra Pendidikan, pelaksanaannya tidak sesuai ketentuan. Sehingga dapat berpotensi kerugian keuangan negara senilai Rp 1 milyar.

Terkait dugaan korupsi tersebut, kata Kamal, penyidik dari Subdit III Ditreskrimsus Polda Papua telah melakukan penyelidikan dan penyidikan.

"Dalam kasus ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi sebanyak 65 orang. Sementara untuk barang bukti yang disita sebanyak 55 buah dokumen,” kata Kamal.

Sedangkan untuk pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 2 ayat (1) dan/atau pasal 3 UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus