Proses Autopsi Jenazah Almarhumah Florida Letsoin Berlangsung 3 Jam

Bagikan Bagikan
Suasana autopsi jenazah Almarhumah Florida Letsoin di TPU SP 1 Mimika (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Autopsi jenazah Almarhumah Florida Letsoin yang dilakukan di tempat pemakaman umum (TPU) SP 1, Senin (14/9/2020) berlangsung selama hampir tiga jam yakni pukul 12.00 WIT hingga sekitar pukul 15.40 WIT.

Hasil autopsi yang dilakukan langsung oleh Dokes Mabes Polri, Kompol dr Edi Hasibuan dan didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP. Hermanto dan beberapa anggota Polres Mimika tersebut baru akan diketahui usai ada hasil dari laboratorium Forensik yang diperkirakan sekitar 2 hingga 4 minggu ke depan.

"Kami berterimakasih kepada ahli forensik yang sudah bersedia ke Timika dan sudah bekerja dengan luar biasa membantu proses autopsi hari ini sampai akhir. Kita semua harus berbesar hati menunggu sampelnya dibawa ke laboratorium forensik karena kita semua bukan ahli dalam bidang itu," kata pengacara keluarga Almarhumah Florida Letsoin, Valentinus Ulahaijanan kepada awak media.

Valentinus mengungkapkan semua akan terjawab nanti saat dokter yang akan meneliti di Laboratorium Forensik.

"Memang ada dugaan masih biasa tapi semua diminta harus bersabar dan menunggu hasilnya dari laboratorium forensik," katanya.

Di samping itu, Yoseph Temorubun mengatakan pada prinsipnya kuasa hukum maupun keluarga almarhumah menyerahkan seluruh hasil autopsi ini kepada pihak Mabes Polri dan Polres Mimika untuk mengungkap hasil yang terbaik.

"Saya tegaskan bahwa keluarga besar almarhumah dan tim hukum menyerahkan seluruh proses ini di pundak Kapolres dan tim forensik yang lakukan autopsi," seru Yoseph.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP. Hermanto mengatakan semua proses dan langkah-langkah autopsi telah dilaksanakan sehingga besok nanti akan dilanjutkan dengan proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Mau di BAP dulu, pemeriksaannya belum bisa dapat hasil akhir, kan harus dibicarakan di atas sumpah. Nanti kesimpulannya apa," kata Kasat Reskrim.

Di sisi lain, Dokes Mabes Polri, Kompol dr Edi Hasibuan menjelaskan pihaknya telah memeriksa seluruh organ di dalam tubuh almarhumah.

"Hal ini untuk mengetahui penyebab kematian. Karena autopsi berarti kita lakukan pemeriksaan mayat, apakah ada kekerasan lainnya, apakah ada hubungan dengan penyebab kematian atau tidak?" ungkap Edi.

Terkait hasil dan proses selama autopsi, Edi mengatakan dirinya tidak memiliki wewenang untuk berbicara.

"Saya hanya melaksanakan autopsi dan saya juga akan di BAP, sehingga mengenai hasilnya ke pihak penyidik," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar