RSUD Biak Tutup Setelah 21 Tenaga Kesehatan Positif COVID-19

Bagikan Bagikan

Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua dr Silwanus Sumule. (Foto-Antara)
SAPA (JAYAPURA) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Biak, Papua, saat ini menutup sementara pelayanan kesehatan setelah 21 tenaga kesehatan terkonfirmasi positif terjangkit COVID -19.

 

"Memang benar rumah sakit milik pemda tutup karena ada tenaga kesehatan yang terjangkit virus corona baru," kata Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua dr Silwanus Sumule di Jayapura, Minggu.

​​​​​​

Dijelaskan, penutupan yang dilakukan itu terhadap seluruh layanan kesehatan di poliklinik kecuali IGD, kebidanan dan hemodialysis serta rawat inap.Penutupan itu akan dilakukan hingga Sabtu (12/9) namun itu juga tergantung hasil laboratorium terkait pemeriksaan swab terhadap nakes lainnya, kata dr. Sumule yang mengaku mendapat informasi dari Direktur RSUD Biak dr Ricardo.

 

Walaupun pelayanan di RSUD Biak tutup, kata Sumule, warga bisa mendapatkan pelayanan di puskesmas.

 

RSUD Biak merupakan rumah sakit yang kedua yang menutup pelayanan kesehatan akibat nakesnya positif tertular COVID-19.

 

Sebelumnya RS Provita di Jayapura menutup total pelayanan kesehatan akibat nakesnya positif COVID-19 namun saat ini sudah kembali beroperasi, tambah dr Sumule. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar