Saat Ini RSUD Mimika Rawat 24 Pasien Covid-19, Satu Dengan Bantuan Ventilator

Bagikan Bagikan
Dokter Antonius Pasulu (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) – Direktur RSUD Mimika, Dokter Antonius Pasulu mengaku hingga saat ini terdata sebanyak 24 pasien positif covid-19 yang dirawat di RSUD Mimika.

Dijelaskan, lima di antaranya sementara suspek atau menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Sedangkan pasien lainnya baru menjalani perawatan hari kedua menggunakan ventilator, yang merupakan pasien rujukan dari Klinik Kuala.

“Sekarang ada 19 pasien positif yang kita rawat dan lima orang yang sementara menunggu hasil laboratorium. Berarti ada 24 yang kita rawat. Satu orang baru dirujuk dari klinik Kuala,” ungkap Dokter Antonius di kantor DPRD, Kamis (10/9/2020).

Sampai saat ini alat PCR yang digunakan sebanyak satu unit, di mana sejak tanggal 12 Juni 2020, telah memeriksa sekitar tiga ribu lebih sample. Yang mengoperasikan mesin PCR adalah Laboran dengan enam personil bagian analisis termasuk seorang dokter spesialis.

Sejak mulai beroperasinya, alat PCR dalam kondisi aman tanpa masalah, sehingga pemeriksaan sample tetap berjalan hingga saat ini. Maksimal satu kali pemeriksaan sebanyak 94 sample dan membutuhkan waktu delapan jam untuk running hingga hasil positif ataupun negatifnya diketahui.

Putusan karantina bagi setiap pasien tergantung pada gejalanya masing-masing, dalam hal ini jika gejalanya sedang hingga berat maka langsung diisolasi di RSUD.

“Saya tidak hafal secara pasti jumlah sample yang kita periksa selama adanya PCR, tapi sejak tanggal 12 Juni sudah ada sekitar tiga ribuan lebih sample. Terakhir dua Minggu lalu kita periksa sebanyak 2.964 sample,” katanya.

Selain hal itu, ia juga mengatakan bahwa stok obat malaria (Primaquine) di RSUD saat ini aman dan tetap melayani masyarakat yang berobat.

Dia mengaku, selama pandemi covid-19, jumlah pasien malaria tetap stabil, walaupun pelayanan lebih concern ke pasien covid-19.

“Obat malaria masih tersedia sampai saat ini. Pengadaan obat itu berdasarkan perencanaannya untuk satu tahun. Mudah-mudahan bisa mencakup untuk satu tahun,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar