Sekretariat DPRD dan Humas Protokol Pemkab Mimika Diminta Kerja Profesional

Bagikan Bagikan
Pengurus DPC PDI-P Mimika saat menggelar jumpa pers (Foto:SAPA/Acik)


SAPA (TIMIKA) – Bagian Kesekretariatan DPRD, Humas dan Protokoler Pemkab Mimika diminta agar bekerja secara profesional.

Hal ini diminta dan menjadi catatan pada pernyataan sikap DPC PDI-P Mimika yang merujuk pada walk outnya beberapa Anggota Fraksi DPRD Mimika pada pelaksanaan paripurna LKPJ dan Penetapan Perda PP-APBD tahun 2019 tanggal 9 September lalu. Selain insiden walk outnya beberapa anggota DPRD, juga adanya miskomunikasi yang terjadi pada peresmian salah satu gedung Gereja di Timika tanggal 12 September lalu.

Saat menggelar jumpa pers di Sekretariat DPC PDI-P di jalan Restu Timika, sekretaris DPC PDI-P Mimika, Alfian Akbar Balyanan,SH mengatakan bahwa dengan perdebatan yang terjadi maka PDI-P berharap agar ke depannya, Sekretariat DPRD dari jauh-jauh hari telah menyampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati terkait agenda-agenda rapat paripurna DPRD Mimika yang telah ditetapkan oleh BAMUS DPRD.

Meskipun kehadiran keduanya dapat didelegasikan kepada pejabat yang ditunjuk sebagaimana amanat Pasal 19 ayat (3) PP 13/2019, namun paripurna DPRD sebagai forum tertinggi wajib dihadiri oleh keduanya, apalagi yang menyangkut dengan pengambilan keputusan strategis.

Perlu diketahui bahwa dalam konsep ketatanegaraan, Bupati dan Wakil Bupati merupakan “elected official” sehingga keduanya dibebankan untuk mempertanggungjawabkan hasil kinerjanya dalam satu tahun anggaran kepada rakyat melalui DPRD. Hal inilah yang kemudian melatarbelakangi lahirnya klausul yang mewajibkan Kepala Daerah menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 PP 13/2019.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan Wakil Bupati Mimika di beberapa media, nampak bahwa Wakil Bupati bukannya tidak ingin menghadiri paripurna LKPJ, namun alasan ketidakhadirannya oleh karena beliau tidak mengetahui adanya rapat paripurna, sehingga beliau memutuskan untuk berangkat ke Jayapura dan begitu sudah tiba, baru kemudian beliau menerima undangan melalui pesan Whatsapp, jikapun beliau tahu sebelumnya terkait agenda paripurna LKPJ, tentunya beliau akan hadir.

PDI-P berharap agar hal ini menjadi evaluasi bersama, sehingga tidak terjadi lagi di kemudian hari. Untuk itu Sekretariat DPRD dan Bagian Protokoler Setda, memiliki peran yang sangat krusial untuk membenahi penguatan koordinasi antara eksekutif dan legislatif.

Alfian yang didampingi beberapa pengurus DPC PDI-P lainnya mengatakan, pengalaman panjang PDI Perjuangan sejak didirikan pada tahun 1973 membuat kita kaya akan pengalaman baik sebagai oposisi maupun ketika sedang berkuasa.

“Sejarah perjalanan panjang Partai, membuat kami belajar tentang pesan Ibu Megawati Soekarnoputri yang mengajarkan bahwa meskipun Partai diinjak-injak oleh rezim otoriter orde baru kala itu, Ibu Mega selalu gigih dan militan untuk tetap bekerja demi rakyat. Inilah yang menjadi pedoman kami dalam bekerja dalam mengabdi kepada rakyat,” katanya, Rabu (16/9/2020).

PDI-P sebagai Partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati, memiliki tanggung jawab moral untuk turut mengawal jalannya pemerintahan. PDI-P berkepentingan untuk menyampaikan beberapa hal lainnya yaitu mendesak Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk tetap konsisten dalam menjalankan visi dan misinya serta wajib menjaga kehormatan serta wibawa pemerintah.

PDI-P Mimika mendesak kepada Pemkab Mimika untuk melakukan evaluasi terhadap Bagian Humas dan Protokoler, sebagai ujung tombak yang menanta wajah pemerintahan di hadapan publik, agar bekerja secara profesional berlandaskan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2010 tentang Protokol serta sesuai dengan etika penyelenggaraan pemerintahan.

PDI-P berharap agar Bupati dan Wakil Bupati tetap dapat menjaga kekompakan dan keharmonisan dalam menjalankan tanggung jawab yang diemban oleh rakyat. Serta jangan mendengar masukan-masukan dari pihak lain yang justru kontra produktif dengan Visi dan Misi Pemkab Mimika. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar