Seorang Keluarga Pasien Diamankan Polisi Karena Pukul Dokter di RSUD Mimika

Bagikan Bagikan
Ilustrasi

SAPA (TIMIKA) - Bobby, seorang dokter jaga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dipukuli oleh M (19) yang merupakan keluarga dari seorang pasien.

Pemukulan diduga karena pelaku tidak terima atas penyampaian dokter bahwa anak yang tenggelam dan dibawah ke RSUD Mimika untuk penanganan medis ternyata telah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (13/9/2020) sekitar pukul 16.30 WIT di UGD RSUD Mimika.

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju melalui Kanit Reskrim, Ipda Yongki Rumthe mengatakan pada Rabu (16/9/2020), atas laporan dari pihak RSUD terkait kasus pemukulan tersebut, tersangka pelaku telah diamankan oleh pihak Polsek Miru.

"M diamankan di rumahnya di Nawaripi Dalam. Dan tadi sekitar pukul 10.45 WIT, tersangka diperiksa di Polsek Miru," kata Rumthe.

Ia menjelaskan tersangka tidak melakukan perlawanan, dikarenakan pihak keluarga yang lain juga turut membantu menyerahkan tersangka kepada pihak Kepolisian.

"Pihak keluarga juga turut membantu pihak kepolisian demi kelancaran penyelidikan," ujarnya.

Ia mengatakan tersangka mengaku dokter selalu bertanya tentang umur dan lainnya sehingga pelaku secara spontan melakukan pemukulan tersebut.

"Pelaku memukul dengan menggunakan tangan. Korban mengalami luka di bagian wajah dan telinga, sehingga pasal yang disangkakan adalah pasal penganiayaan," tuturnya.

Sementara itu pihak RSUD yang diwakili oleh Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena kepada Salam Papua, Rabu (16/9/2020) mengatakan, kasus tersebut sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak Penyidik untuk menindaklanjuti laporan manajemen RSUD.

"Jadi, kami berharap Kepolisian menindaklanjuti peristiwa itu, untuk menegakan hukum dan untuk mendapatkan sebuah keadilan. Kami yakin profesionalitas pihak Kepolisian dan masalah akan diselesaikan," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar