Seorang Pria di Timika Ditemukan Tak Bernyawa dan Dimakamkan Secara Covid-19

Bagikan Bagikan
Jenazah yang ditemukan di sebuah kamar kos (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Seorang pria bernama Marten Jitmau berusia kurang lebih 41 tahun ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah kos sekitar pukul 12.00 WIT, Selasa siang (29/9/2020).

Jenazah pria tersebut ditemukan di Jalan Henggi belakang masjid Al Ihsan Kelurahan Sempan, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Selasa (29/9/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Salam Papua di lapangan, diduga pria tersebut meninggal karena sakit. Marten sehari-harinya bekerja sebagai tukang proyek dan ia tinggal sendiri, yang sebelumnya dirinya pernah tinggal bersama dengan anak dan istrinya namun anak dan istrinya baru saja berangkat ke Sorong beberapa waktu lalu.

Almarhum Marten ditemukan oleh seorang tetangga kosnya. yang melihat Marten tidur hanya satu arah dan saat dipanggil-panggil tidak ada respon.

Akhirnya, tetangga yang pertama kali melihat langsung memanggil tetangga yang lain dan memastikan kondisi Marten. Ternyata diketahui Marten sudah tidak bernyawa, dan kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke pihak Polres Mimika.

Pantauan Salam Papua di lokasi, tampak Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP. Hermanto bersama dengan anggota Polres Mimika langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP. Hermanto menjelaskan usai memantau keadaan jenazah, tidak ditemukan adanya kekerasan.

"Keterangan istrinya, bahwa dia memang memiliki riwayat sakit maag yang sudah parah," jelas Kasat Reskrim.

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan keluarga dan memberikan pilihan kepada keluarga apakah jenazahnya karena belum diketahui pasti sakitnya, maka dimakamkan sesuai protokol atau diambil alih oleh keluarga? Namun berdasarkan kesepakatan keluarga, jenazah akan dimakamkan secara protokol Covid-19 dan pemakaman akan di lakukan di pekuburan khusus pasien Covid-19 di TPU SP 1.

"Kami sudah komunikasi dan kesepakatan keluarga bahwa jenazah dimakamkan sesuai protokol Covid-19, karena memang saat ini situasi pandemi dan harus sesuai dengan protokol," tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian dan keluarga sedang menunggu dari pihak rumah sakit untuk mengevakuasi jenazah yang kini masih berada di dalam kamar kos. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar