100 Mahasiswa Eksodus Datangi DPRD Mimika Minta Bantuan Kembali ke Kota Studi

Bagikan Bagikan
Mahasiswa eksodus saat berada di DPRD Mimika (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Sebanyak 100 orang mahasiswa yang kembali ke Timika saat insiden rasisme tahun 2019 lalu minta difasilitasi kepulangan mereka ke masing-masing kota studi.

“Kami mahasiswa eksodus itu awalnya pulang ke Timika itu karena rasis 2019 bulan September. Karena adanya itu, maka kami dari se Jawa Bali maupun dari Papua pulang ke Timika. Sampai dengan sekarang ini kami kurang lebih 100 orang belum kembali ke kota studi masing-masing,” ungkap Ketua Korwil pelajar dan mahasiswa kota studi Jayapura Denias Senamum di Kantor DPRD Mimika, Senin (12/10/2020).

Menurut dia, dari sekian banyak anak-anak Mimika yang pulang pasca insiden rasisme itu berlatarbelakang keluarga yang tidak mampu, sehingga kalau teman-teman yang orang tuanya kerja atau pegawai itu mereka sudah kembali.

“Jadi hari ini kami datang ke kantor SDM untuk sampaikan, kami ini mau mengeluh ke siapa lagi, dan tidak ada orang yang kita harapkan, jadi kami datang ke DPRD supaya ada solusi kami bisa kembali ke kota studi,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Hengki Omabak selaku Pengurus pelajar dan Mahasiswa eksodus Kabupaten Mimika. Menurut dia, pihaknya telah beberapa kali berupaya untuk bertemu dengan Kabag SDM Setda Pemkab Mimika, tetapi setiap pertemuan itu tidak ada solusinya.

“Karena Bagian SDM yang punya tugas dan tanggung jawab besar untuk kembangkan SDM Mimika, tapi sampai sekarang belum ada solusinya. Jadi kami terpaksa harus ke DPRD,” kata Hengki.

Kedatangan mahasiswa eksodus itu diterima oleh beberapa Anggota Komisi C DPRD.

Ketua Komisi C, Elminus Mom mengaku bahwa semua anak-anak Mimika  yang pulang lantaran adanya masalah, sehingga ia pun memandang perlu adanya dana agar anak-anak dipulangkan, karena  kalau mereka tidak dikembalikan maka akan bahaya, mereka bisa terpengaruh apalagi tidak ada kesibukan, jadi akan membebani pemerintah.

“Kepada Bupati dan SDM mohon cari uang supaya kembalikan mereka ke kota studi masing-masing,” kata Elminus. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar