103 Warga Di Papua Meninggal Akibat Terpapar COVID-19

Bagikan Bagikan

Pemakaman salah satu warga di Kota Jayapura, yamg meninggal akibat terpapar positif COVID-19 di pekuburan Buper Waena. Abepura.(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua menyatakan bahwa pada Kamis (1/10) 2020 ada tambahan empat warga di daerah itu yang meninggal dunia sehingga jumlah totalnya menjadi sebanyak 103 orang.

 

"Sesuai data yang diperoleh empat warga yang meninggal itu tersebar di Kabupaten Nabire satu orang, Kabupaten Jayapura satu orang, Kabupaten Mimika satu orang, dan Kota Jayapura satu orang," kata juru bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua, dr Silwanus Sumule di Jayapura, Jumat.

 

Satu warga yang meninggal di Kabupaten Nabire berinisial KP (68), pasien dirawat di RSUD Nabire. Dokter yang menanganinya mendiagnosa COVID-19, kencing manis (diabetes melitus/DM) dan pneumonia.

 

Kemudian, satu warga yang meninggal di Kabupaten Jayapura berinisial PY (59). Pasien masuk dan dirawat di RSUD Youwari sejak 30 September 2020, dan dokter yang menangani mendiagnosa COVID-19,DM dan lupus.

 

Kemudian, satu warga yang meninggal di Kabupaten Mimika berinisial BSU (54), pasien dirawat di RSUD Mimika dengan diagnosa COVID-19, DM dan hipertensi. Satu warga yang meninggal di Kota Jayapura berinisial JM (55). Pasien dirawat di RS Bhayangkara.

 

Warga meninggal akibat terpapar virus corona ini berturut-turut terus terjadi di wilayah paling timur ini. Sebelumnya, pada Rabu (30/9) satu warga meninggal akibat terpapar COVID-19 di Kabupaten Kepulauan Yapen, satu warga di Kabupaten Mimika, dan tiga warga di Kota Jayapura.

 

Satu warga yang meninggal di Kabupaten Kepulauan Yapen berinisial N (50), pasien dirawat di RSUD Serui, dokter yang menanganinya mendiagnosa COVID-19, hipertensi, DM, malaria dan pneumonia berat.

 

Warga yang meninggal di Kabupaten Mimika berinisial SN (53), pasien dirawat di RSUD Mimika didiagnosa COVID-19, DM dan pneumonia. Tiga warga yang meninggal di Kota Jayapura, yakni DS (61), pasien dirawat di RSUD Jayapura dengan diagnosa TB paru, dan paraplegi inferior.

 

Kemudian, warga berinisial MP (57), pasien dirawat di Rumah Sakit Dian Harapan (RSDH) Waena, Abepura, Kota Jayapura, diagnosa COVID-19. Warga berinisial AP (60), pasien dirawat di Rumah Sakit Dian Harapan (RSDH) Waena, Abepura, Kota Jayapura, diagnosa COVID-19.

 

Pada Selasa (29/30), dua warga meninggal akibat terpapar corona di Kota Jayapura dan satu pasien meninggal di Kabupaten Kepulauan Yapen. Warga meninggal di Kota Jayapura berinisial RC (54) pasien dirawat di RS Provita Jayapura dan dirujuk ke RSUD Jayapura pada 17 September 2020. Pasien meninggal di RSUD Jayapura pada 28 September 2020 diagnosa COVID-19, DM,CHF dan pneumonia berat.

 

Selanjutnya, warga berinisial DS (55) pasien dirawat di RS Angkatan Laut Jayapura lalu dirujuk ke RSUD Jayapura pada 22 September 2020,  meninggal di RSUD Jayapura pada 29 September 2020 dengan diagnosa COVID-19, PJK dan pneumonia berat.

 

Kemudian, warga yang meninggal di Kabupaten Kepulauan Yapen berinisial SS (62), pasien dirawat di RSUD Serui dengan diagnosa COVID-19, HHD, Dislipidemi dan DM.

 

Pada Kamis (1/10) Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua mencatat 91 orang terkonfirmasi terpapar virus corona dengan sebaran di Kabupaten Mimika, 28 orang, Kabupaten Nabire, 14 orang, Kabupaten Jayawijaya, dua orang, Kabupaten Biak Numfor, empat orang, Kota Jayapura sebanyak 43 orang.

 

Pasien sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan di provinsi paling timur itu pada Kamis, sebanyak 31 orang, dengan rincian di Kabupaten Mimika 24 orang, Kabupaten Merauke tiga orang, Kabupaten Jayawijaya tiga orang dan Kota Jayapura satu orang.

 

Berdasarkan data sejak 17 Maret sampai 1 Oktober pasien meninggal akibat terpapar COVID-19 di Papua bertambah menjadi 103 orang dari sebelumnya 99 orang. Pasien terkonfirmasi corona juga bertambah menjadi 6.397 orang dari sebelumnya 6.306 orang. Pasien sembuh dari COVID-19 bertambah menjadi 4.006 orang dari sebelumnya 3.975 orang, demikian Silwanus Sumule. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar