3 Hari Tarik Retribusi Wisata Mangrove, Dinas Pariwisata Mimika Kumpulkan 6 Juta

Bagikan Bagikan
Kadis Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kab. Mimika, Bernadinus Songbes (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Dalam tiga hari melakukan penarikan retribusi tempat wisata Mangrove yang terletak di Poumako, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mimika sudah menyerahkan sebanyak Rp 6 juta ke kas daerah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Bernadinus Songbes, Selasa (6/10/2020).

"Tanggal 1 (Oktober, Red) kita uji coba, rencananya tiga bulan yaitu Oktober, November dan Desember. Uji coba ini tujuannya untuk kita dapat masukan dari pengunjung, semua orang yang mereka mampir ke sana lalu melihat Mangrove itu perlu ada masukan, ada kritik dan saran, apa yang mereka sampaikan dalam tiga bulan akan kami benahi," jelasnya.

Ia mengatakan, penarikan retribusi tersebut meskipun baru uji coba namun tarif retribusinya bersifat resmi karena memiliki dasar hukum menggunakan peraturan daerah berdasarkan standar tarifnya.

Di mana, standar tarif parkirnya untuk kendaraan roda dua Rp 1000, roda empat Rp 2000, dan roda enam Rp 3000. Sementara untuk tarif pengunjung yang masuk untuk kategori anak-anak Rp 5000 dan orang dewasa Rp 10.000.

"Jadi tiga hari ini berjalan, kalau yang paling ramai itu hari minggu, di mana kalau ramai penerimaan sampai Rp 3 juta lebih perhari. Jadi sekarang dalam tiga hari ini kami sudah setor ke Kasda kemarin itu sekitar hampir 6 juta sejak uji coba," katanya.

Ia menjelaskan awalnya pihak Dinas Pariwisata hanya merencanakan waktu buka tempat wisata Mangrove adalah hari Jumat sampai Minggu, namun atas permintaan pengunjung akhirnya dibuka setiap hari.

"Jadi karcis itu resmi dari Dinas Pendapatan Daerah. Tidak ada pungli-pungli, kios-kios juga sudah kita tertibkan. Sementara ini kita sedang kerjakan menggunakan dana tahun ini, kami buat talud, perbaiki toilet, dan timbunan untuk parkiran," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar: