Bappeda Gelar Rapat Penyusunan Ranperda Pariwisata Mimika 2020-2035

Bagikan Bagikan
Rapat Bappeda penyusunan Ranperda Pariwisata Kabupaten Mimika (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah  (Bappeda) Kabupaten Mimika menggelar rapat dalam rangka penyusunan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pariwisata Kabupaten Mimika 2020-2035.

Dokumen  perencanaan pembangunan kepariwisataan daerah Kabupaten Mimika yang akan didorong ke DPRD akan menjadi dokumen perencanaan induk tentang kepariwisataan yang akan menopang pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Mimika.

Pj Sekda Mimika, Jeni O. Usmany yang membuka kegiatan tersebut menjelaskan bahwa tujuan rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah Kabupaten Mimika, untuk mengembangkan potensi kawasan wisata berdasarkan segmentasinya dalam rangka mendukung kontribusi penerimaan PAD pada sektor pariwisata. Serta mengoptimalkan sistem pemasaran kawasan wisata untuk dinikmati oleh wisata baik lokal maupun mancanegara. Juga untuk mengembangkan objek wisata melalui mekanisme perencanaan komprehensif dan berkelanjutan.

"Termasuk menetapkan zona kawasan inti, dan penunjang objek wisata di Kabupaten Mimika untuk bersinergi sehingga memiliki interkoneksitas dengan kawasan wisata lainnya sebagai satu kawasan daerah destinasi, serta mengembangkan dan meningkatkan aksesibilitas menuju ke kawasan wisata guna mendukung penanaman investasi," ungkap Jeni.

Lanjutnya, sasaran rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah ini juga menetapkan jenis-jenis potensi objek wisata yang dapat dikembangkan di Kabupaten Mimika, menetapkan penanganan kawasan wisata di Kabupaten Mimika berdasarkan segmentasi objek dan karakteristik yang dimiliki.

"Serta menetapkan formulasi perencanaan komprehensif untuk mengembangkan kawasan wisata di Kabupaten Mimika, menjabarkan dan mengendalikan kawasan wisata Kabupaten Mimika yang berkelanjutan," sambungnya.

Kata Jeni, rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah Kabupaten Mimika bukan merupakan keinginan yang idealistik, akan tetapi didasarkan pada kemampuan potensi kendala dan permasalahan. Perencanaan dan pembangunan pariwisata Kabupaten Mimika pada dasarnya dititik beratkan pada pembangunan wisata alam, kawasan pesisir pantai, wisata sejarah, dan objek wisata lainnya.

Berdasarkan karakteristik dan segmentasi objek yang dimiliki, Pj Sekda itu mengungkapkan bahwa rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah Kabupaten Mimika akan berhasil dalam pelaksanaannya jika dibarengi dengan dasar dan landasan yang rasional, dengan menerapkan mekanisme dan konsep perencanaan komprehensif dalam satu sistem berdasarkan potensi dan dinamika perubahan sosial ekonomi masyarakat yang menempati lokasi kawasan yang akan dijadikan objek wisata.

"Keinginan para pelaku pembangunan dan aspirasi masyarakat yang telah berkembang terhadap pengembangan kawasan wisata dan konteks pengembangan wilayah memiliki kompleksitas dalam pengelolaan, terutama dalam mengarahkan pola pemanfaatan ruangnya," kata Jeni.

Untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi dalam rangka penanganan dan pembangunan pariwisata Mimika, akan membutuhkan konsep penanganan secara bersama dan terintegrasi dalam penyiapan berbagai kegiatan pembangunan sebagai akibat perkembangan segmentasi objek, tidak bisa berdiri sendiri, akan tetapi saling berinteraksi dan bersinergi dengan objek wisata lainnya yang ada di sekitarnya sesuai potensi yang dimiliki masing-masing kawasan, termasuk potensi dan jenis objek wisata yang memungkinkan untuk dikembangkan.

"Dinamika perkembangan wilayah Kabupaten Mimika ternyata menghadirkan berbagai permasalahan fisik, sosial dan ekonomi termasuk dalam pengolaan dan pemanfaatan potensi kawasan wisata secara terpadu yang merupakan kegiatan manusia di dalam mengola ruang, sumber daya dan mengalokasikan berbagai kegiatan pembangunan termasuk di dalamnya pengembangan kawasan wisata yang terintegrasi dan bersinergi antara satu kawasan dengan kawasan  lainnya," ulasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda, Yohana Paliling sebelum menutup rapat tersebut berharap kepada Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga untuk mengidentifikasi dengan kegiatan yang akan dilakukan, untuk melihat konsekuensi untuk pelaksanaan seperti apa sehingga pelaksana festival yang akan dilakukan seperti apa.

Ia juga berharap Dinas Pariwisata terus membuat hal baru untuk Pariwisata agar diketahui banyak orang. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus