Di Timika Oknum Sering Meminta Sumbangan di Tempat Umum, Kemenag: Polisi Tangkap Saja!

Bagikan Bagikan
Situasi di depan Diana Mall Timika (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) -  Beberapa tahun terakhir ini, warga Mimika selalu dihadapkan dengan permintaan sumbangan di tempat umum misalnya di pusat perbelanjaan, di pasar, bahkan ada yang berjalan di rumah ke rumah, oleh oknum-oknum tertentu dengan alasan untuk pembangunan rumah ibadah.

Hal ini pun mendapat berbagai komentar dari warga masyarakat. Ada yang merasa resah dikarenakan orang-orang yang meminta sumbangan adalah orang yang sama dan setiap hari tidak pernah berhenti.

Untuk itu, Kepala Kantor Kementerian Agama, Utler Adrianus menegaskan bahwa untuk meminta sumbangan di tempat-tempat umum semua ada aturannya. Bahkan saat ini, pihak Kemenag Mimika tidak pernah mengeluarkan izin untuk melakukan kegiatan tersebut.

"Mereka yang buat itu, dengan membawa nama agama untuk mencari dana itu, stop! Kalau itu dari daerah lain asasnya adalah ke wilayah, dari wilayah akan keluarkan surat permohonan ke kementerian agama, kementerian agama akan memberikan izinnya untuk jangka waktu sekian bulan setelah itu pulang," tegas Utler saat diwawancarai Salam Papua, Jumat (2/9/2020).

Ia mengatakan, memang pernah ada kelompok dari luar Timika yang mau meminta sumbangan, namun semua mengikuti aturan dan Kemenag Mimika memberikan waktu hanya tiga bulan, setelah itu mereka pulang.

"Untuk sekarang ini tidak ada, kalau mereka yang lakukan itu, Polisi tangkap saja karena itu memalukan," ujarnya.

Ia pun mengaku bahwa dirinya sudah berulang kali mengingatkan pihak-pihak yang meminta sumbangan tanpa ada ijin sesuai aturan.

"Saya sudah ingatkan beberapa kali, bahkan saya sempat mengancam, jangan sampai Polisi yang datang amankan," tuturnya.

Kegiatan tersebut mendapatkan berbagai respon dari warga Mimika melalui cuitan di media sosial.

Salah satunya ditulis oleh akun Kakathom Mutaweyau kemudian dikirim ke salah satu group di halaman Facebook yang berbunyi:  “Sahabat-sahabatku mau tanya saja, ini legalkah? Ada beberapa Pemuda yg biasa di depan ATM di Diana Mall, mereka biasa bilang Pak bisa bantu kah, kami cari dana untuk pembangunan Gereja dengan menunjukkan gambar Tuhan Yesus. Apakah FKUB sudah mengetahui atau Departemen Agama sudah tahu? Biasanya ada di pasar Baru juga. Terima kasih Syalom”.

Postingan ini akhirnya mendapatkan berbagai respon di antaranya ada yang menuliskan komentar:  "Tidak asing lagi wajah mereka. Kalo tidak salah sudah dari tahun 2015/2016 mereka sudah jual gambar Tuhan Yesus dan korek dengan alasan cari dana untuk pembangunan gereja di salah satu daerah".

Komentar lainnya : “Apakah ini benar atau hanya untuk memperkaya diri saja? Sangat meresahkan warga. Pihak terkait tolong dicek dan pastikan, sebab Gereja tdk pernah mengemis".

Ada juga yang menulis: “Kalo dibiarkan terus nanti makin berjamur di Timika. Karena saya lihat sudah semakin banyak. Coba diselidiki. Masalah memberi itu sudah privasi orang dengan Tuhan. Tapi kalo dibiarkan juga kasihan Nama Gereja/Rumah Tuhan selalu jadi alasan. Terus mau sampe kapan ini dibiarkan?” (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik co sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik co paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus
  2. Lebih baik orang orang ini diamankan ke kantor polosis terdekat lalu minta keterangan dan selidik indentitas dari mereka semua . Saya cuman takut dibalik kegiatan mereka ada kegiatan yg lain yg bisa merugikan masyarakat dan negara.
    Terima kasih

    BalasHapus