Disdik Papua-Universitas Tiongkok Tandatangani Nota Kesepahaman Magang

Bagikan Bagikan

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Universitas Kejuruan Liming Tiongkok melalui program Program Magang Siswa.(Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah  menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan Universitas Kejuruan Liming Tiongkok melalui program Program Magang Siswa, Pendidikan Bahasa Mandarin dan Beasiswa D3 Vokasi.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait di Jayapura, Kamis, mengatakan program yang pertama adalah orientasinya ada pada anak didik guna dapat berbahasa Mandarin.

"Yang diperlukan adalah anak-anak yang dapat berbahasa Mandarin dan juga bahasa internasional dengan baik, oleh karena itu saya berharap semua baik Pemerintah Tiongkok dan universitasnya dapat benar-benar dapat mendidik anak-anak Papua," katanya.

Menurut Christian, kerja sama ini juga diharapkan dapat membuka kerja sama lainnya antara Pemerintah Papua dan Pemerintah Tiongkok dalam rangka untuk meningkatkan sumber daya manusia anak-anak Papua.

"Pembiayaan perekrutan siswa, kursus bahasa Mandarin, pengurusan administrasi menjadi tanggungjawab Pemerintah Provinsi Papua dan pembiayaan beasiswa menjadi tanggungjawab penuh Pemerintah Tiongkok," ujarnya.

Dia menjelaskan jangka waktu kerja sama ini berlaku tiga tahun, yakni tahun 2020-2022, sedangkan kuota magang siswa dan beasiswa D3 sebanyak 90 orang dengan rincian setiap tahun 30 siswa.

"Sedangkan kuota magang guru dan peserta kursus bahasa Mandarin jumlahnya tidak dibatasi tergantung kemampuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Papua," katanya lagi.

Dia menambahkan untuk 2020, Dinas Pendidikan melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK di lima wilayah adat telah menyeleksi peserta program peningkatan bakat teknis Tiongkok-Indonesia sebanyak 33 siswa, dengan rincian 28 siswa orang asli Papua dan lima orang non OAP yang lahir besar di Papua.

Penandatangan nota kesepahaman dilakukan Pemerintah Tiongkok melalui Universitas Kejuruan Liming, Badan Kordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin-BKPBM dan Pemerintah Indonesia diwakili oleh Provinsi Papua dalam hal ini DPPAD Provinsi Papua. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus