Ivan Sambom Terdakwa Makar Kasus Penembakan di OB 1 PTFI Jalani Sidang Perdana

Bagikan Bagikan
IS saat menjalankan sidang pertama (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Ivan Sambom, seorang terdakwa makar yang ditangkap pada 7 April 2020 lalu atas pelanggaran kasus penembakan di Kantor Office Building (OB) 1 kuala kencana Mimika tanggal 30 maret 2020 lalu kini menjalani sidang perdana pada Selasa (27/10/2020) di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Mimika.

Ivan Sambom saat itu berperan sebagai pemberi informasi  kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) untuk melakukan aksi penembakan Kuala Kencana.

Sidang perdana tersebut berlangsung secara virtual yang dipimpin oleh majelis hakim dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arthur Firtz kepada awak media usai sidang menjelaskan agenda sidang perdana tersebut yaitu  pembacaan surat dakwaan.

"Sidang akan kembali dilanjutkan tanggal 10 November 2020 depan dengan agenda sidang mendengarkan esepsi dari Penasihat Hukum (PH) terdakwa," kata Arthur.

Dijelaskan Ivan Sambom dituntut dengan pelanggaran tindak pidana memiliki, menyimpan atau menyembunyikan senjata api atau amunisi dan atau kejahatan terhadap keamanan negara (MAKAR) dan atau kejahatan terhadap jiwa orang (Pembunuhan) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan atau Pasal 106 KUHP Jo 55 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP Jo 53 KUHP.

Diberitakan sebelumnya,  Ivan Sambom menjadi informan yang memberikan informasi kepada KKB kelompok Joni Botak untuk melakukan penyerangan di OB 1 Kuala Kencana Senin (30/04/2020) hingga menewaskan seorang pria berkewarganegaraan Selandia Baru, bernama Grame Thomas Wall dan juga menyebabkan dua karyawan PTFI mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar