Kepala Dinkes Mimika: Saya Takut Tidak Ada Anggaran Untuk Covid-19

Bagikan Bagikan
Kepala Dinkes Mimika, Reynold Ubra (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) -   Meningkatnya kasus covid-19, Pemerintah Kabupaten Mimika gunakan wisma atlet sebagai rumah sakit darurat untuk menangani pasien covid, lantaran ruang yang disediakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika sebagai rumah sakit rujukan tidak cukup lagi menampung pasien tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra pada Rabu (14/10/2020) menjelaskan wisma atlet yang rencananya akan diset-up sebagai rumah sakit darurat sudah selesai direhab oleh Dinas  Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan.

Namun wisma atlet belum ditempati pasien covid, karena belum ada anggaran untuk penanganan di sana.

"Kami akan menset-up, setelah anggaran perubahan, karena untuk itu juga butuh anggaran. Kami sudah usulkan anggaran di perubahan APBD ini, tapi kami masih menunggu keputusan. Saya takut tidak ada anggaran untuk covid-19 dan kami mau set-up  gunakan apa? Kami akan menyiapkan segala jika ada anggaran," ujar Reynold ketika ditemui di Gedung DPRD Mimika, jalan Cenderawasih SP2.

Anggaran, kata Reynold, juga untuk kebutuhan bahan medis habis pakai, karena yang dibantu Provinsi terbatas, sehingga Pemkab Mimika harus punya anggaran untuk penanganan covid.

Terhadap tenaga medis yang akan yang menangani pasien di wisma atlet telah dipersiapkan, termasuk insentifnya, karena kata Reynold insentif tenaga medis di back up dari APBN.

"Untuk termasuk skenario rujukan dari rumah sakit sakit umum Daerah ke wisma atlet juga kita sudah siapkan, dimana pasien dengan gejala ringan akan dibawa ke wisma atlet dan kasus yang berat ketika telah ditangani rumah sakit dan dinyatakan membaik akan dirujuk ke wisma atlet, sehingga RSUD fokus penanganan pasien gejala berat dengan penyakit penyerta," kata Reynold. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar