Masyarakat Mimika Tidak Gunakan Masker, Diberi Sanksi “Push Up”

Bagikan Bagikan
Salah satu anggota masyarakat yang diberi sanksi push up karena tidak gunakan masker (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika kini mulai menerapkan sanksi sesuai aturan Bupati Mimika dalam pencegahan penyebaran Covid 19.

Salah satu sanksi yang diterapkan adalah bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah diberikan sanksi sosial, dan sanksi berupa push up.

Sementara itu, untuk pelaku usaha, yang tidak menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya maka akan diberikan peringatan selama tiga kali, jika tidak juga mengikuti, maka ijin tempat usahanya akan dicabut sementara 2 X 24 jam.

Kapolres Mimika,  AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, Sabtu (10/10/2020) menjelaskan mulai hari ini tim gabungan yakni TNI/Polri, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Perhubungan mulai bergerak untuk lebih memperketat masyarakat dalam penerapan covid-19.

"Kita akan tindak. Apabila toko-toko, rumah makan, warung dan lain-lain tidak terapkan protokol kita akan beri teguran selanjutnya akan kita tutup. Itu sesuai dengan aturan berlaku. Begitu juga kepada masyarakat yang tidak patuhi protokol akan ditindak sesuai dnegan aturan Bupati yang sudah ada. Sehingga harapan kami masyarakat memauhi protokol kesehatan," tuturnya.

Kepala bidang penegakan produk hukum daerah Dispol PP, Desor Pigay menjelaskan penerapan sanksi tersebut merupakan hasil pertemuan dengan Forkopimda.

"Pelaku usaha di dalam aturan sudah jelas pasal 10 ayat 3 sanksi administratif penutupan sementara 2 X 24 jam. Misalnya Yang bersangkutan jika tidak siapkan tempat cuci tangan, dan protokol kesehatan lainnya itu yang kita kenakan sanksi administratif," jelasnya.

Sanksi yang diberikan kepada pelaku usaha kata Desor, diberikan teguran sekali, dua kali hingga tiga kali, pada akhirnya masih mengulangi hal itu, dengan terpaksa ijin usahanya akan di cabut sementara.

"Kalau untuk personalnya sesuai dengan peraturan pasal 8 itu sanksi sosial dikenakan rompi kuning dan selain itu bisa disuruh push up. Tidak melebihi sanksi-sanksi lainnya yang tidak ada di dalam aturan," katanya.

Aturan tersebut dijelaskan Desor dimulai sejak tanggal 8 Oktober hingga 21 Oktober mendatang.

"Jadi teknisnya di siang hari kami bersama tim gabungan akan melakukan konvoi dan memeriksa tempat-tempat usaha maupun masyarakat yang beraktivitas di dalam kota, dalam penerapan protokol kesehatan," tuturnya.

Sementara untuk pembatasan aktivitas masyarakat mulai pukul 21.00 WIT hingga 06.00 WIT petugas gabungan juga tetap menjaga di titik-titik seperti biasanya.

"Kita upayakan harus diperketat seperti itu sehingga masyarakat bisa sadar bahwa ini untuk kesehatan kita semua," ujarnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. Selamat siang untuk semuanya, nama saya Steven Nesty Binti, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini agar semua pencari pinjaman berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet

    Setelah beberapa lama mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman online tetapi saya ditipu dan kehilangan Rp10,7 juta, untuk seorang pria di Afrika.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, maka saya berdiskusi dengan teman saya Bu Tieka Melawati (tiemelaw@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya dengan Bu Deborah, Manajer Kantor Pinjaman AVANT, sehingga teman saya meminta saya untuk memproses pinjaman saya dengan Nyonya Deborah. Jadi saya menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) dan juga di WhatsApp: +6281334785906

    Saya mengajukan pinjaman Rp 380 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pengalihan pinjaman tersebut, Saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam, uang pinjaman saya dimasukkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu bercanda sampai saya mendapat telepon dari bank saya bahwa rekening saya sudah dikreditkan Rp380 juta. Saya sangat senang akhirnya Tuhan menjawab doa-doa saya dan Dia telah memberi saya keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati Bu Deborah untuk memberikan kehidupan yang adil bagi saya, maka saya menyarankan siapa saja yang berminat untuk mendapatkan pinjaman dapat menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) atau via WhatsApp: +6281334785906 untuk pinjaman Anda

    Akhirnya, saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nestybintisteven@gmail.com) Salam

    BalasHapus
  2. Halo,
    Nama saya ANITA LANSAM (lansamanita@gmail.com) dari Tambun, Indonesia Saya mengucapkan terima kasih kepada ALLAH yang telah mengakhiri penderitaan saya melalui Avants Loans yang telah memberikan pinjaman kepada saya sejumlah Rp280.000.000,00. Bagi yang sedang mencari pinjaman harus sangat berhati-hati karena banyak sekali lender palsu dimana-mana, hanya sedikit yang asli. Saya mengatakan ini karena saya scammed hampir Rp40jt. Hanya PINJAMAN AVAN yang nyata dan tepercaya karena mereka mentransfer pinjaman saya ke rekening saya tanpa menghabiskan banyak waktu. Mereka yang mencari pinjaman online asli dan sah harus menghubungi AVANTS LOAN melalui
    Email: (avantloanson@gmail.com)
    Whatsapp: (+6281334785906)

    BalasHapus