Mimika Lanjutkan Pembatasan Aktivitas Masyarakat, Pengelola Ruang Publik Wajib Bentuk Pokja

Bagikan Bagikan

Bupati Mimika didampingi Wabup Mimika saat menandatangani kesepakatan bersama (Foto:SAPA/ Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Berdasarkan hasil kesepakatan bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dengan Forkopimda yang tertuang dalam surat kesepakatan bersama nomor 443.1/1275 tentang pencegahan, pengendalian dan penanganan covid-19 adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau adaptasi new normal di Kabupaten Mimika, Pemerintah kembali memperpanjang pengawasan aktivitas masyarakat mulai jam 9 malam.

Rapat evaluasi sekaligus kesepakatan bersama yang digelar di salah satu Hotel di Timika pada Rabu (7/10/2020) itu dipimipin langsung Bupati Mimika, Eltinus Omaleng,SE,MH didampingi Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob,S.Sos,MM.

Bupati Mimika yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra dalam jumpa persnya mengatakan, kesepakatan itu berdasarkan kondisi perkembangan kasus covid-19 di Mimika saat ini.

Dan adaptasi kebiasaan baru ini, ungkap Reynold, sebagai langkah yang diambil pemerintah agar ekonomi dan kesehatan tetap seimbang.

Dalam adaptasi kebiasaan baru, petugas gabungan masih akan tetap melakukan pengawasan di jalan pada jam yang telah dibatasi.

"Mulai besok hari petugas akan melakukan pengawasan pada setiap aktivitas publik seperti pasar, tempat perbelanjaan," ungkap Reynold.

Dispol PP, Dinas Perhubungan, di-back up penuh oleh TNI dan Polri akan melakukan pengawasan di tempat umum yang terjadi kerumunan, dan di situ petugas akan menegakkan peraturan Bupati nomor 24 tahun 2020 tentang penerapan protokol kesehatan di Mimika.

Reynold melanjutkan, dalam kesepakatan bersama ada beberapa poin yang direvisi, kepada pengelola ruang publik, baik itu hotel, perkantoran pemerintah, serta swasta wajib membentuk kelompok kerja (Pokja) pada setiap instansinya masing-masing, dan setiap tempat sewa gedung serta tempat perbelanjaan wajib mengawasi protokol kesehatan.

Terkait sanksi yang diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan, masih tetap sama yakni pemberian sanksi sosial kepada individu dan sanksi teguran sampai pada pencabutan izin kepada pengelola tempat publik atau pemilik usaha. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. Selamat siang untuk semuanya, nama saya Steven Nesty Binti, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini agar semua pencari pinjaman berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet

    Setelah beberapa lama mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman online tetapi saya ditipu dan kehilangan Rp10,7 juta, untuk seorang pria di Afrika.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, maka saya berdiskusi dengan teman saya Bu Tieka Melawati (tiemelaw@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya dengan Bu Deborah, Manajer Kantor Pinjaman AVANT, sehingga teman saya meminta saya untuk memproses pinjaman saya dengan Nyonya Deborah. Jadi saya menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) dan juga di WhatsApp: +6281334785906

    Saya mengajukan pinjaman Rp 380 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pengalihan pinjaman tersebut, Saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam, uang pinjaman saya dimasukkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu bercanda sampai saya mendapat telepon dari bank saya bahwa rekening saya sudah dikreditkan Rp380 juta. Saya sangat senang akhirnya Tuhan menjawab doa-doa saya dan Dia telah memberi saya keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati Bu Deborah untuk memberikan kehidupan yang adil bagi saya, maka saya menyarankan siapa saja yang berminat untuk mendapatkan pinjaman dapat menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) atau via WhatsApp: +6281334785906 untuk pinjaman Anda

    Akhirnya, saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nestybintisteven@gmail.com) Salam

    BalasHapus
  2. Halo,
    Nama saya ANITA LANSAM (lansamanita@gmail.com) dari Tambun, Indonesia Saya mengucapkan terima kasih kepada ALLAH yang telah mengakhiri penderitaan saya melalui Avants Loans yang telah memberikan pinjaman kepada saya sejumlah Rp280.000.000,00. Bagi yang sedang mencari pinjaman harus sangat berhati-hati karena banyak sekali lender palsu dimana-mana, hanya sedikit yang asli. Saya mengatakan ini karena saya scammed hampir Rp40jt. Hanya PINJAMAN AVAN yang nyata dan tepercaya karena mereka mentransfer pinjaman saya ke rekening saya tanpa menghabiskan banyak waktu. Mereka yang mencari pinjaman online asli dan sah harus menghubungi AVANTS LOAN melalui
    Email: (avantloanson@gmail.com)
    Whatsapp: (+6281334785906)

    BalasHapus