Pekerjaan Fisik Mimika Hingga Oktober Baru Capai 57 Persen, Serapan Anggaran Baru 36 Persen

Bagikan Bagikan

Yohana Paliling (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) -  Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Yohana Paliling pada Senin (12/10/2020) mengungkapkan hingga bulan Oktober serapan anggaran dari APBD induk tahun 2020 baru mencapai 36 persen. Sementara itu progres pekerjaan fisik sendiri sudah mencapai 57 persen.

Yohana yang ditemui seusai mengikuti rapat paripurna pembahasan Ranperda non APBD di DPRD Mimika itu mengatakan hasil tersebut sesuai monitoring meja yang digelar pada dua pekan yang lalu di Kantor Bappeda.

"Kita sudah laksanakan monitoring meja, dan dari hasil rekap realisasi keuangan 36 persen, sementara fisiknya sudah mencapai 57 persen. Fisik lebih besar dari keuangan, karena jika fisik belum tuntas maka keuangan belum bisa ditagih. Sebab fisik kadang 100 persen baru bisa nagih, terutama kegiatan fisik dengan nilai besar, jika kegiatan besar sudah ditagih itu akan berdampak pada serapan anggaran," kata Yohana.

Dia berharap minggu ini hingga minggu depan tagihan-tagihan itu sudah terealisasi semua. Dimana sesuai jadwal, pada minggu ketiga bulan Oktober ini, kata dia, tim akan turun ke lapangan. Selanjutnya mulai masuk pada pembahasan APBD induk, pihaknya akan berusaha mengejar waktu yang ada, karena sudah terlambat dengan adanya covid ini.

Sambungnya, kegiatan dengan nilai besar yang sebagian anggarannya di refocusing ketika sudah masuk pada tahap kontrak, sesuai petunjuk pimpinan tetap melanjutkan pekerjaan, dan anggarannya akan dibayarkan pada tahun 2021.

"Itu bukan multi years, karena itu sudah terlanjur kontrak dan kegiatannya di refocusing sehingga anggarannya akan dibayarkan tahun depan, agar pekerjaan tetap berjalan. Ada beberapa kegiatan juga di adendum sesuai dengan nilai yang tersedia ketika sudah di refocusing namun belum kontrak," ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan itu belum memastikan berapa banyak kegiatan dengan nilai besar dan anggarannya baru akan dibayarkan pada tahun 2021 mendatang. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar