Pemuda Kwamki Sadar Kamtibmas, Tahun 2021 Seluruh Kampung Dibangun Poskamling

Bagikan Bagikan

Hence Suebu (Foto-SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA)
- Kepala Distrik Kwamki Narama, Hence Suebu mengatakan bahwa pemuda di Kwamki sangat sadar Kamtibmas. 

Menurut dia, hal itu terbukti dengan tidak adanya pemuda yang terlibat dalam aktivitas minum-minuman miras. Namun, yang sangat mempengaruhi nama baik Kwamki Narama adalah masuknya pemuda dari luar.

Untuk mendukung kesadaran pemuda ini, di tahun 2021 akan dibangun Poskamling di sembilan Kampung dengan melibatkan pemuda dalam menjaga kamtibmas. Pembangunan poskamling itu, juga akan dibentuk linmas melalui dana kampung dan dana Kelurahan untuk pengadaan atribut dan yang lainnya.

"Sekarang belum ada poskamling, tapi itu akan dibangun tahun depan dengan dana desa. Nanti akan dimanfaatkan para pemuda di masing-masing kampung. Itu sudah kami bicarakan bersama kepala kampung supaya wajib sediakan anggaran dana desa khusus bangun poskamling," ujarnya. 

Selain itu, pemerintah distrik, kelurahan dan kampung merencanakan satu program  khusus  dengan mengirimkan para pemuda guna mengikuti pelatihan ke luar daerah, sehingga ketika pulang pelatihan bisa menjadi panutan bagi yang lainnya dalam menjaga Kamtibmas agar  wilayah Kwamki tidak lagi dinilai sebagai zona merah.

"Pelatihan itu rencananya ke Sulawesi, karena di sana ada juga satu daerah yang dulunya rawan Kamtibmas, tapi saat ini menjadi aman lantaran para pemudanya dilibatkan dalam menjaga Kamtibmas," katanya.

Menurut dia, atas kesadaran pemuda, sejauh ini di wilayah tersebut hanya ada masalah-masalah kecil antar sesama, akan tetapi langsung diatasi oleh aparat keamanan, baik Kepolisian maupun Satgas Brimob yang ditugaskan. Untuk persoalan besar lainnyapun yang biasanya terjadi, saat ini telah tiada dan menjadi aman. Dengan demikian, bisa dipastikan aman hingga menjelang Desember nanti. 

Berbicara soal pemuda, sangat diharapkan agar Pemkab melalui OPD-OPD bisa melibatkan pemuda baik untuk persoalan administrasi ataupun kerja lapangan. Sebab, khusus di Kwamki sangat banyak pemuda yang merupakan lulusan Strata Satu (S1) yang bisa menjadi operator komputer ataupun yang lainnya, akan tetapi tidak dilibatkan dalam pembangunan, sehingga banyak yang menganggur.

"Saya sudah sampaikan hal itu ke beberapa OPD. Khusus untuk pembangunan jalan itu harus manfaatkan pemuda yang ada, supaya selain untuk punya penghasilan, pemuda kita juga bisa peroleh pengalaman. Ini juga yang sebetulnya menjadi harapan masyarakat," tuturnya. (Acik)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Saya,sanagt setujuh dgn program tersebut
    Karna melalui Program itu pemuda bisa pro aktif dalm menjaga keamanan di kwamki narama dan bisa bahwa dampak positif bagi masyarakat kwamki

    BalasHapus