Polsek Kuala Kencana Tertibkan Oknum Peminta Sumbangan di Jalan Tanpa Ijin

Bagikan Bagikan
Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Y Sera Ayatanoi (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) - Banyak oknum masyarakat di seputaran wilayah kerja Polsek Kuala Kencana yang sering meminta sumbangan di jalan dengan berdalih membersihkan lingkungan seperti membabat rumput dan memperbaiki jalan yang berlubang.

Hal ini pun mendapat perhatian dari pihak Polsek Kuala Kencana sehingga beberapa waktu lalu, dilakukan penertiban.

"Khusus untuk wilayah Kuala Kencana ada beberapa titik yang sudah kami petakan, wilayah Kamtibmas yang kami sudah tandai," kata Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Y Sera Ayatanoi, Senin (12/10/2020).

Misalnya kata Kapolsek, di wilayah jembatan SP 3 depan TPU menjadi wilayah yang sering oknum masyarakat melakukan aksi yang kasarnya adalah melakukan pemalangan untuk menarik upah dengan dalih membersihkan jalan atau melakukan penimbunan lubang-lubang jalan yang sementara rusak.

"Itu memang beberapa waktu lalu kita sudah memberikan tindakan khusus dengan kita datang dan menjemput semua yang ada di situ langsung ke Polsek dan kita memberikan teguran keras kepada mereka, selain itu juga di titik jalur SP 2 - SP 5 itu juga sering. Mereka juga sampai tidak tanggung tanggung gunakan alat tajam, bahkan gunakan kekerasan," ujarnya.

Ia mengatakan terkadang dimanfaatkan dalam situasi yang sepi oknum masyarakat tersebut melakukan tindakan-tindakan yang menyalahi aturan.

"Kami juga menyarankan kepada masyarakat untuk hal-hal seperti ini langsung melaporkan segera, supaya ada tindakan-tindakan yang cepat kami lakukan sehingga tidak terlambat, menindak hal-hal yang bisa berakibat pada pengancaman dan bisa saja oknum melakukan tindakan penganiayaan di lapangan," tegas Kapolsek.

Menurutnya hal seperti itu bukan lagi rahasia umum jika mau menarik upah sumbangan, namun tentunya harus ada prosedur. Harus ada ijin, minimal dari Dinas Sosial, lalu dari pihak Dinsos mengeluarkan surat penyampaian bahwa benar akan dilaksanakan penarikan sumbangan di jalan.

"Apabila kita lihat seperti itu, kita akan cek dulu mana suratnya, ada surat dari Dinsos bahwa akan menarik sumbangan untuk kejadian ini besaran sumbangan seperti ini, tempatnya, semua harus ada koordinasi, kemudian siapa yang melakukan itu dan sudah terdata bahwa benar sudah ada surat sesuai dengan tempat dan orang yang melakukan itu. Sehingga sah-sah saja jika ada legalitas," tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar