Seorang Warga Ditemukan Tidak Bernyawa di Jalan Irigasi Ujung Timika

Bagikan Bagikan
Tim medis dari RSUD Mimika dan Kepolisian saat mengevakuasi jenazah (Foto:SAPA/Kristin)


SAPA (TIMIKA) - Warga Mimika kembali digegerkan dengan penemuan seorang pria dalam keadaan tidak bernyawa yang diketahui identitasnya bernama Beni Way, di Jalan Irigasi Ujung, Selasa (6/10/2020).

KBO Samapta, Iptu Rannu SH kepada Salam Papua menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi dari keluarga Almarhum yang datang dan melapor ke Polres.

"Setelah kita dengar informasi tentang penemuan jenazah tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan pihak inafis, kemudian kita turun ke TKP. Setelah kita sampai ke TKP, kita langsung lakukan olah TKP. Kemudian dari hasil olah TKP sementara yang kita identifikasi Almarhum atas nama Beny Way, usianya sekitar 51 tahun," jelas Rannu.

Iptu Rannu mengatakan, almarhum bertempat tinggal di sekitar Jalan Irigasi ujung Timika.

"Dari hasil olah TKP sementara yang kita dapatkan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia, kemudian yang kita dapati di TKP memang ada parang kemudian sarung parangnya masih melekat dengan jenazah," katanya.

Ia mengungkapkan, posisi jenazah saat ditemukan adalah tengkurap. Kemudian parang tertancap di samping kiri jenazah. Di parang tersebut juga tidak ditemukan tanda-tanda adanya darah. Semua barang yang dibawa saat keluar dari rumah masih utuh ditemukan di TKP.

"Informasi yang saya terima dari keluarga jam dua subuh tadi dia menggunakan perlengkapan sepatu boot, kaos kaki, bawa parang dan senter, keluar dari rumah, anaknya sempat tanya mau kemana, yang bersangkutan bilang tidak perlu tahu dia ke mana. Akhirnya dia keluar begitu saja. Saat siang harinya baru ada salah satu keluarga yang ketemu," ungkapnya.

Dijelaskan saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Mimika guna penyelidikan lebih lanjut dengan menggunakan analisa Visum luar.

"Untuk lebih yakin, jenazah sudah dievakuasi ke RSUD dan nanti kita tunggu informasi dari RSUD hasil visumnya," tuturnya.

Jenazah dievakuasi dengan prosesi protokol Covid-19, di mana para petugas medis yang datang lengkap dengan APD. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

3 komentar:

  1. Selamat siang untuk semuanya, nama saya Steven Nesty Binti, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya yang sebenarnya di sini di platform ini agar semua pencari pinjaman berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet

    Setelah beberapa lama mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan terus ditolak, saya memutuskan untuk mengajukan pinjaman online tetapi saya ditipu dan kehilangan Rp10,7 juta, untuk seorang pria di Afrika.

    Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, maka saya berdiskusi dengan teman saya Bu Tieka Melawati (tiemelaw@gmail.com) yang kemudian memperkenalkan saya dengan Bu Deborah, Manajer Kantor Pinjaman AVANT, sehingga teman saya meminta saya untuk memproses pinjaman saya dengan Nyonya Deborah. Jadi saya menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) dan juga di WhatsApp: +6281334785906

    Saya mengajukan pinjaman Rp 380 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman disetujui dengan mudah tanpa tekanan dan semua persiapan dilakukan dengan transfer kredit, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pengalihan pinjaman tersebut, Saya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu setengah jam, uang pinjaman saya dimasukkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu bercanda sampai saya mendapat telepon dari bank saya bahwa rekening saya sudah dikreditkan Rp380 juta. Saya sangat senang akhirnya Tuhan menjawab doa-doa saya dan Dia telah memberi saya keinginan hati saya.

    Semoga Tuhan memberkati Bu Deborah untuk memberikan kehidupan yang adil bagi saya, maka saya menyarankan siapa saja yang berminat untuk mendapatkan pinjaman dapat menghubungi Bu Deborah melalui email: (avantloanson@gmail.com) atau via WhatsApp: +6281334785906 untuk pinjaman Anda

    Akhirnya, saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa kepada Tuhan untuk melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: (nestybintisteven@gmail.com) Salam

    BalasHapus
  2. Halo,
    Nama saya ANITA LANSAM (lansamanita@gmail.com) dari Tambun, Indonesia Saya mengucapkan terima kasih kepada ALLAH yang telah mengakhiri penderitaan saya melalui Avants Loans yang telah memberikan pinjaman kepada saya sejumlah Rp280.000.000,00. Bagi yang sedang mencari pinjaman harus sangat berhati-hati karena banyak sekali lender palsu dimana-mana, hanya sedikit yang asli. Saya mengatakan ini karena saya scammed hampir Rp40jt. Hanya PINJAMAN AVAN yang nyata dan tepercaya karena mereka mentransfer pinjaman saya ke rekening saya tanpa menghabiskan banyak waktu. Mereka yang mencari pinjaman online asli dan sah harus menghubungi AVANTS LOAN melalui
    Email: (avantloanson@gmail.com)
    Whatsapp: (+6281334785906)

    BalasHapus
  3. Halo,
    Nama saya ANITA LANSAM (lansamanita@gmail.com) dari Tambun, Indonesia Saya mengucapkan terima kasih kepada ALLAH yang telah mengakhiri penderitaan saya melalui Avants Loans yang telah memberikan pinjaman kepada saya sejumlah Rp280.000.000,00. Bagi yang sedang mencari pinjaman harus sangat berhati-hati karena banyak sekali lender palsu dimana-mana, hanya sedikit yang asli. Saya mengatakan ini karena saya scammed hampir Rp40jt. Hanya PINJAMAN AVAN yang nyata dan tepercaya karena mereka mentransfer pinjaman saya ke rekening saya tanpa menghabiskan banyak waktu. Mereka yang mencari pinjaman online asli dan sah harus menghubungi AVANTS LOAN melalui
    Email: (avantloanson@gmail.com)
    Whatsapp: (+6281334785906)

    BalasHapus