Tajuk - Teruntuk Pengusaha, Yang Berwirausaha, dan Sang Penguasa: Milikilah Mata dan Uang, Bukan “Mata Uang”

Bagikan Bagikan

HARI ini, Bangsa Indonesia memperingati Hari Uang Nasional ke-74. Kita ketahui bersama bahwa Indonesia memiliki mata uang sendiri sebagai alat pembayaran yang sah pengganti mata uang Belanda dan Jepang dimulai sejak tanggal 30 Oktober 1946, yang mulanya dikenal dengan sebutan Oeang Republik Indonesia (ORI), kemudian berganti nama menjadi uang Republik Indonesia Serikat (RIS) pada tahun 1949, dan akhirnya diubah menjadi Rupiah yang berasal dari bahasa Sansekerta “rupya” yang berarti “perak” pada akhir tahun 1951.

Dalam merefleksi Hari Uang Nasional ini, ada sebuah pertanyaan besar yang perlu kita renungkan, yakni bagaimana kita sebagai warga Negara Indonesia khususnya yang "ber-uang" memfungsikan uang dengan benar dan tepat?

Kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan di muka bumi ini, sebagai makhluk yang saling membutuhkan satu sama lainnya (simbiosis mutualisme), atau dengan kata lain, makhluk yang tidak dapat hidup atau tidak dapat disebut sebagai makhluk jika tidak ada orang/makhluk hidup lain, sudah seharusnya kita saling berbagi dan saling berketergantungan dengan sesama manusia.

Banyak yang beranggapan bahwa hanya uang yang dapat mengatur dan membahagiakan kehidupan setiap orang. Tanpa uang, hidup bagai tak bermakna apa-apa. Itulah sebabnya semua dimensi kehidupan manusia dikaryakan dan dikerjakan untuk mendapatkan uang.

Barack Obama, Mantan Presiden Amerika, pernah berujar bahwa “uang bukan satu-satunya jawaban, tapi itu membuat perbedaan”. Maksudnya, sifat, karakter dan sikap hidup kita akan terpancar dari bagaimana kita mengejar dan mempergunakan uang. Semua tergantung dari kebijaksanaan dan hati kita sendiri ketika kita mengejar untuk mendapatkan uang dan mempergunakan uang tersebut. Uang dapat membuat kita menjadi orang baik, tapi uang juga dapat membuat kita menjadi jahat. Uang dapat membuat kita mengasihi sesama, tapi uang dapat membuat kita memusuhi sesama, termasuk saudara kita sendiri.

Bagi pengusaha, yang berwirausaha, dan pejabat pemerintah pemegang dan penentu kebijakan atau "Sang Penguasa", milikilah selalu “mata” dan “uang” untuk memperhatikan kaum yang menderita. Karena dengan habitus (kebiasaan) tersebut, anda akan dicintai dan dikenang oleh peradaban ini.

Milikilah Mata dan Uang…

Peringatan Hari Uang Nasional ke-74 mengangkat tema “Adaptif, Responsif, dan Peduli”. Terlepas dari cara menyikapi secara positif kondisi pandemi covid-19 sebagai salah satu sasaran tema itu, namun tema itu pastinya juga mendengungkan pesan agar orang-orang khususnya masyarakat Indonesia tetap memiliki daya juang dan semangat yang tinggi dalam “mencari uang”. Di samping itu, tema itu menyampaikan pesan bagi orang-orang yang memiliki uang berlimpah agar dapat memiliki “mata” dan membagikan “uang” kepada orang-orang di sekelilingnya yang membutuhkan.

Milikilah “mata” untuk melihat dengan kasih dan rasa kemanusiaan yang tinggi kepada mereka yang menderita. Bukan saja berhenti pada melihat dengan penuh belas kasihan, tapi juga bertindak aktif memberikan “uang” untuk menjadi solusi bagi mereka yang menderita agar dapat keluar dari kesedihan yang mendalam, yang mungkin kesedihannya sampai tak terungkap ke ruang publik.

Jauhilah “Mata Uang”…

Makna “Mata Uang” di sini bukan saya maksudkan kepada pengertian mata uang sebuah negara, seperti mata uang Indonesia adalah Rupiah, mata uang Amerika adalah Dollar, dan sebagainya. Namun yang saya maksudkan “Mata Uang” di sini adalah orang yang secara ambisius dengan penuh kegilaan mengejar untuk mendapatkan dan mengumpulkan uang sehingga akhirnya mengubah dirinya menjadi jahat dan menentang hati nuraninya. Bahkan menggunakan cara-cara yang jahat sembari merugikan banyak orang demi mendapatkan uang. Jauhilah ini!

Ketika memperoleh uang dalam jumlah yang banyak atau berkelimpahan, yang melampaui pemenuhan kebutuhan-kebutuhan primer dan sekundernya, dirinya sengaja membutakan matanya kepada orang-orang di sekelilingnya yang menderita, miskin, lapar, haus karena berkekurangan uang. Jangankan orang-orang yang menderita ini “dapat sehari, habis sehari”, dalam sehari dan hari-hari selanjutnya pun “bagaikan pungguk merindukan bulan” untuk mendapatkan uang. Bahkan orang yang berkelimpahan uang pun, dengan sengaja dan begitu tega mematikan hati nuraninya mengkebiri dan merampok hak atau uang milik orang-orang berkekurangan yang menderita, demi meraup uang sebanyak-banyaknya. Jauhilah ini!

Di sisi lain, ironisnya, ada orang yang berkekurangan atau bahkan tidak punya uang, namun memiliki sifat “mata uang”. Orang ini tidak mau berusaha, tidak mau bekerja dan pemalas. Jika pun memiliki pekerjaan, dirinya bekerja tidak loyal alias “mencuri tulang”. Kerjaannya hanya menanti-nanti uang dari orang-orang yang berkelebihan uang. Bahkan dirinya sengaja menonjolkan status “menderitanya” tapi tidak tulus dan menipu karena upaya itu dilakukan hanya untuk memperoleh uang dengan cara yang tidak pantas. Jauhilah itu!

Akhirulkalam, pujangga Salomo pernah berujar, “ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan”. Renungkanlah itu!

Amole… Nimao witimi…

Salam! (Jiru)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus
  2. QQHarian merupakan Website Best Betting Online Indonesia Terlengkap, Terpercaya, Terbaik, Terpopuler & Terbesar. Yang di dukung berbagai PROVIDER Ternama Dan Memberikan Promo Terbaru nya Ke semua member ( Baik Member Baru Maupun Member Setia QQHarian ) Untuk Game SPORTSBOOK ialah EVENT PESTA GOAL BONUS CUMA - CUMA IDR. 1.000.000,- Info lanjut QQHarian Buka Link Di Bawah 👇 =

    🏹 Situs Resmi QQHarian ( CLICK DISINI ) :)
    🏹 biolinky.co/linkgameonline ( Link Alternatif QQHarian )
    🏹 https://www.facebook.com/groups/389225522015696/ ( Join Group Facebook )

    BalasHapus