Banyak Pelanggaran, Perda APBD Perubahan 2020 Mimika Ditolak TAPD Provinsi

Bagikan Bagikan

Nurman S. Karupukaro (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Perda APBD Perubahan Mimika tahun 2020 senilai Rp 4 triliun lebih yang telah ditetapkan beberapa waktu lalu, belum bisa diregistrasi dan ditolak oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Papua lantaran ditemui banyak pelanggaran di dalamnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi Gerindra, Muhammad Nurman S. Karupukaro. Menurut dia, banyaknya pelanggaran pada usulan APBD Perubahan ini diketahui saat dilakukan evaluasi di Jayapura beberapa waktu lalu, sehingga ditolak dan harus dievaluasi ulang oleh Eksekutif dan Legislatif Mimika.

“Yang menjadi sorotan tim ini adalah bahwa Pemkab Mimika telah diingatkan berkali-kali terkait aturan-aturan yang harus diikuti. Namun, Pemkab Mimika selalu melanggar aturan-aturan yang ada di dalam penyusunan APBD Perubahan. Makanya ditolak dan diminta untuk direvisi kembali,” tuturnya, Selasa (27/10/2020).

Pelanggaran yang ditemui adalah, selama pandemi covid-19, Pemkab Mimika tidak memprioritaskan kesehatan dan pemulihan ekonomi masyarakat, akan tetapi malah membuat kegiatan yang tidak merupakan prioritas seperti pinjaman ke Bank senilai Rp 400 miliar untuk pembelian  lahan tanah di tiga titik guna pembangunan sekolah dan kantor UMKM.

"Ini tentunya sangat bertentangan dengan keadaan yang ada. TAPD juga menilai bahwa Pemkab Mimika tidak memprioritaskan kesehatan masyarakatnya selama pandemi ini, karena banyak hal yang tidak dicantumkan dalam APBD Perubahan termasuk tidak menganggarkan ketersediaan vaksin. Yang ada hanya penambahan dana covid-19, tapi  itupun sangat kecil sekali. Makanya hasil dari evaluasi tersebut  Provinsi menolak dan disuruh revisi kembali, harus dilakukan bersama antar TAPD Mimika bersama DPRD dan Banggar,” ungkapnya.

Dari Provinsi juga telah mengingatkan agar tidak pernah main-main terhadap penggunaan anggaran covid-19 yang telah dikucurkan dari pusat.

Pinjaman Bank ditolak lantaran, jika Pemkab meminjam hingga Rp 400 miliar maka yang akan mengembalikannya adalah masyarakat melalui pajak atau retribusi.

"Untuk itu kami juga dari DPRD minta supaya tidak meminjam selama pandemi covid-19. Kalau pinjam saat ini, berarti untuk kepentingan penanganan covid-19, baik pengadaan obat, APD dan vaksin termasuk  pengembalian ekonomi. Kalau tetap meminjam maka siap-siap berhadapan dengan hukum, karena sudah diingatkan," katanya.

Anggaran tambahan yang juga disampaikan Pemkab Mimika pada paripurna penetapan sebesar Rp 28 miliar dari Kementerian Pariwisata itu digunakan untuk memberikan subsidi terhadap bidang pariwisata, berarti semua hotel di Timika harus mendapatkan subsidi tersebut. Namun, yang dilakukan Pemkab Mimika hanya di satu hotel.

"Yang sangat kami sayangkan dalam penyusunan APBD Perubahan ini adalah tidak mengedepankan prinsip prioritas pengembalian ekonomi supaya bagaimana ke depannya perekonomian masyarakat kita bertambah baik, tapi malah dipergunakan untuk hal-hal yang tidak penting. Ini sudah disampaikan oleh fraksi Gerindra saat pandangan akhir fraksi beberapa waktu lalu," ujarnya.

Persoalan ini menurut dia, lantaran adanya orang-orang yang tidak punya kemampuan dalam memberikan telaan kepada Bupati, sehingga untuk menjelaskan hasil evaluasi tersebut seharusnya mengingatkan Bupati agar mematuhi semua aturan termasuk larangan yang disampaikan dari Provinsi agar ke depannya Mimika lebih baik dan sehat mengelola keuangan.

“Yang dikhawatirkan Gerindra ternyata saat ini terbukti. Kalau nanti jadi temuan siapa yang mau masuk penjara ramai-ramai? Yang jelas saat pandangan akhir, fraksi Gerindra sudah mengingatkan soal anggaran ini,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus