46 Mahasiswa S1 Angkatan Pertama STKIP Hermon Timika Diyudisium

Bagikan Bagikan
46 Mahasiswa S1 STKIP Hermon Timika yang diyudisium (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Sebanyak 46 mahasiswa angkatan pertama Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Hermon Timika periode tahun akademik 2020-2021 diyudisium.

46 Mahasiswa ini merupakan angkatan pertama dari 3 program studi (Prodi) yang terdapat di STKIP Hermon Timika, yakni S1 Pendidikan Bahasa Inggris sebanyak 16 orang, S1 Pendidikan Matematika 15 orang dan S1 Pendidikan Jasmani 15 orang.

Ketua Yayasan Hermon selaku Badan Penyelenggara STKIP Hermon Timika, Yulian Solossa,S.Sos,M.Si mengakatan bahwa angkatan pertama yang diyudisium ini seharusnya berjumlah 51 mahasiswa, akan tetapi satu orang telah meninggal dunia, sehingga tersisa 50 mahasiswa. Namun dari 50 mahasiswa tersebut, ada empat orang yang akan menyusul, sehingga baru 46 mahasiswa yang berhasil mengikuti yudisium.

Yulian, yang juga sebagai pendiri STKIP Hermon ini menjelaskan bahwa selain pelaksanaan yudisium angkatan pertama, satu kabar baik adalah STKIP Hermon Timika telah mengantongi SK akreditasi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT), baik untuk institusinya maupun untuk 3 Prodi yang ada. Hal ini tentunya, menurut dia, melalui persiapan yang sangat panjang dan sangat luar biasa dari akademisi, karena tuntutan Menteri Pendidikan bahwa perguruan tinggi harus mempunyai akreditasi.

"Puji Tuhan angkatan pertama sudah diyudisium. Kalau tidak ada halangan, untuk wisuda akan dilaksanakan tanggal 5 Desember mendatang. STKIP Hermon telah memiliki akreditasi tiga Prodi dan akreditasi institusi, serta untuk setiap Prodi-nya punya enam dosen yang telah miliki gelar S2 dan seorang Doktor. Selanjutnya STKIP Hermon akan berupaya mencari beberapa Profesor guna memberikan pendidikan," kata Yulian usai pelaksanaan acara yudisium di Hotel Horison, Senin (16/11/2020).

Dia pun mengharapkan kepada seluruh stakeholder di Mimika, baik anak-anak tingkat SMA atau SMK agar ke depannya bisa melanjutkan pendidikan di STKIP Hermon untuk mempersiapkan diri menjadi pelaku pembangunan di Mimika.

"Kami punyai gedung sendiri, dosennya miliki standar Kementerian Pendidikan dengan legalitas hukum yang sah," ungkapnya. 

Di samping itu, Ketua STKIP Hermon Timika, Densemina Yunita Wabdaron,S.Pd,M.Pd menuturkan yudisium ini merupakan sejarah yang luar biasa dan melalui proses yang panjang. Mencetak lulusan yang pertama tentunya merupakan keberhasilan besar yang dirasakan, karena dengan adanya akreditasi maka STKIP Hermon tidak lagi dipandang sebelah mata, mengingat telah sederajat dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia, baik swasta maupun negeri.

Menurut Densemina, mahasiswa dan mahasiswi STKIP Hermon juga memiliki etika dan keterampilan motorik yang bagus, sehingga telah memiliki andil yang luar biasa dalam memberi kontribusi kepada pemerintah.

"Ini buah dari perjuangan besar yang melewati berbagai proses. Sekarang sudah terakreditasi, berarti kami tidak lagi dilihat sebelah mata saja. Sebelum lulus dari STKIP Hermon, sudah banyak mahasiswa yang telah memberikan kontribusi kepada pemerintah," tuturnya.

Dijelaskan, tiga program studi yang diyudisium adalah berkaitan dengan pendidikan. Menjadi pendidik tentunya merupakan pekerjaan yang mulia dalam mensejahterakan generasi bangsa tanpa memandang suku, ras dan agama.

"Jadi pendidik itu memiliki amal yang sangat besar untuk mencerdaskan anak bangsa, baik dunia maupun akhirat. Untuk legalitas hukum, STKIP Hermon sudah tidak diragukan lagi dan sudah sama dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia," ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus