Area Jayanti dan Pasar Sentral Timika akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau

Bagikan Bagikan
Situasi pelaksanaan seminar Dinas PUPR Mimika (Foto:SAPA/Jefri)

SAPA (TIMIKA) - Area Pasar Sentral di jalan Irigasi dan depan lapangan Jayanti jalan Yos Sudarso Timika akan dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

Sebagai Instansi yang  memiliki tupoksi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika  menggelar seminar antara kegiatan pengawasan dan pengendalian ruang terbuka hijau pekerjaan perencanaan dokumen RTH jalan Yos sudarso depan Jayanti dan Pasar Sentral, di Hotel Horison Diana, Jumat (20/11/2020)

Syahrial selaku Asisten II Setda Mimika mengatakan, seminar tersebut dilaksanakan dalam rangka menyusun SID atau Survei Investigasi Desain dan DED atau Detail Engineering Design untuk mempersiapkan RTH.

RTH sendiri  tertuang dalam  undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang, yang mana disebutkan, perencanaan tata ruang wilayah kota harus memuat penyediaan dan pemanfaatan ruang terbuka hijau yang luasnya minimal 30 persen dari luas wilayah kota.

"Setiap perencanaan pembangunan harus ada SID dan DED, contohnya kita mau bangun rumah harus tahu dulu lokasi dan tanahnya seperti apa sehingga bangunan yang kita rencanakan bisa sesuai apa yang diharapkan," ujarnya ketika membuka kegiatan seminar tersebut.

Tujuan SID dan DED penataan ruang terbuka hijau adalah untuk mendapatkan rancangan yang sesuai dengan permen PU tentang pedoman pemanfaatan ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan, serta mengembalikan RTH sesuai fungsinya sebagai paru-paru kota (penghasil oksigen) untuk keindahan kota.

Diketahui, area pasar Sentral menjadi RTH 1 dan RTH 2 sedangkan Jayanti menjadi RTH 3. Luas RTH yang dipersiapkan di area pasar Sentral seluas 2,5 Hektare, sedangkan luas RTH Jayanti Kelurahan Inauga, 6.000 M2.

RTH 1 melingkupi area pasar Sentral  yang saat ini menjadi kantor Kelurahan Pasar Sentral, sedangkan RTH 2 melingkupi kawasan kuliner yang saat ini dibangun Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), sedangkan RTH 3 melingkupi pemukiman warga yang berada di depan lapangan Jayanti.

Konsep zonasi RTH 1 dan RTH 2 sebagai tempat rekreasi aktif maupun pasif, selain menjadi tempat olahraga, juga tersedia wisata kuliner, tempat bermain anak, jalur sepeda, joging dan plaza yang ada di dalam area taman, sementara Jayanti menjadi taman musikal, taman ini lebih dominasi kegiatan budaya. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar