Dikatai “Menggarong”, Seorang Suami di Timika Aniaya Istri Berujung Pada Jeruji Besi

Bagikan Bagikan
Saat GA (baju putih) melakukan giat Tahap II di Kantor Kejaksaan (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Seorang suami berinisial GA dilaporkan istrinya atas kasus tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto menjelaskan kasus tersebut bermula saat istri pelaku baru pulang dari kuliah.

Di mana saat sang istri tiba di rumah,  pelaku langsung bertanya dan melemparkan tuduhan bahwa sang istri bukan pergi kuliah melainkan pergi dengan pria lain.

“Saat istrinya pulang kuliah, ia ditanya sama suaminya, dirimu dari mana, lalu istrinya menjawab dan menjelaskan bahwa ia baru pulang kuliah, tetapi suaminya yakni GA menuduh dan bilang kamu pasti dari laki-laki lain,” jelas Kasat Reskrim.

Mendengar jawaban dan tuduhan suaminya, istri korban tidak menerima dan berkata kepada GA, “kamu itu hanya bisanya 'menggarong' (di rumah saja dan hanya minta uang)”.

"Karena tidak Terima dengan kata-kata itu, pelaku langsung memukul korban sehingga menyebabkan luka memar di kaki (karena diinjak) dan pelipis mata kanan bawah," ungkap Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim menuturkan berdasarkan keterangan korban (istri pelaku) , GA sudah berkali-kali melakukan Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Karena sudah tidak tahan, akhirnya korban melaporkan ke Polres Mimika.

"Untuk kasus ini, pelaku kami sangkakan dengan pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2004, tentang kekerasan dalam rumah tangga," katanya.

Dimana isi Pasal 44 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2004, tentang kekerasan dalam rumah tangga "Setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp15.000.000,00 (lima belas juta rupiah).

Akibat dari apa yang dilakukan oleh, kini Satuan Reserse dan Kriminalisasi (Satreskrim) Polres Mimika, pada Senin (2/11/2020) kemarin telah menyerahkan pelaku ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika atau proses tahap 2.

"Sudah tahap 2 dengan pelaku GA ini diterima oleh Jaksa Penuntut Umum, dan sekarang pelaku ditahan di Polres Mimika," tuturnya. (Kristin)

 

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar