Dinas PM-PTSP Mimika Jemput Bola Pelayanan Perizinan Bagi UKM

Bagikan Bagikan
Dinas PM-PTSP Kabupaten Mimika melakukan pelayanan perizinan di wilayah Distrik Wania (Foto:SAPA/ Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kabupaten Mimika membuka layanan usaha perizinan bagi pelaku usaha.

Perizinan tersebut khusus bagi pelaku usaha kecil menangah (UKM). Dalam kegiatan ini, PM-PTSP akan langsung turun ke setiap Distrik sebagai upaya jemput bola untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan khususnya pada pelayanan perizinan.

Ketua Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Roi Harold Repasi menjelaskan kegiatan dimulai dari Wilayah Distrik Wania pada Rabu (11/11/2020) dan berakhir pada tanggal 4 Desember.

"PM-PTSP buka layanan perizinan Distrik Wania mulai Tanggal 11-14 November 2020 bertempat di halaman Kantor Distrik Wania, berlanjut di Distrik Iwaka pada tanggal, 17-20 November 2020 bertempat di halaman Kantor Distrik Iwaka, berlanjut di Distrik Kuala Kencana pada tanggal 24-27 November 2020 bertempat di halaman Kantor Distrik Kuala Kencana, dan berakhir  di Distrik Mimika Baru pada tanggal 1-4 Desember 2020, yang akan dilaksanakan di Diana Shopping Center," terangnya.

Sedangkan untuk jam Pelayanan mulai pukul 08.00 WIT – 13.00 WIT.

"Saat ini ada 4 Distrik yang menjadi fokus kita untuk memberikan pelayanan khususnya pelayanan perizinan kepada pelaku UKM, karena 4 Distrik itu sesuai pengamatan kita merupakan Distrik dengan pelaku UKM terbanyak di Mimika," ungkap Roi.

Roi menambahkan, mengapa PTSP harus turun melakukan pelayanan langsung  di lapangan? Karena sebagian besar pelaku UKM di  Mimika tidak memiliki izin.

"Jadi program ini salah satunya untuk meningkatkan pelayanan, dengan  tujuan dan output dari kegiatan adalah pelayanan langsung kepada masyarakat, dengan langsung turun ke lapangan di setiap Distrik," ujarnya.

Ini juga untuk memberikan edukasi dan kesadaran kepada masyarakat pemilik UKM bahwa setiap usaha harus memiliki izin.

Program ini merupakan upaya dari Pemerintah pusat untuk mengukur investasi di satu daerah, dimana pemerintah pusat telah meluncurkan sistem Online Single Submission (OSS). Di sini pelaku usaha bisa langsung mendaftarkan secara online dan terdata secara otomatis di pusat terkait jenis usahanya dan dengan mudah untuk mendapatkan NIB. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar