Disperindag Mimika Lakukan Pengujian Alat Ukur yang Digunakan Pelaku Usaha

Bagikan Bagikan
Disperindag Mimika saat melaksanakan tera dan tera ulang (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika mulai melaksanakan kegiatan tera atau kegiatan tanda uji pada alat ukur, dan tera ulang yang merupakan pengujian kembali secara berkala terhadap alat ukur takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) serta ukuran yang dipakai dalam perdagangan, sehingga dapat memastikan akurasi setiap alat ukur, alat takar, dan alat timbang.

Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Selasa (3/11/2020) hingga tiga minggu ke depan, yang ditandai dengan kegiatan pembukaan sidang tera dan tera ulang yang secara simbolis dihadiri oleh perwakilan pelaku usaha yang menggunakan alat ukur takar, timbang dan perlengkapannya seperti pedagang di pasar, kios-kios, toko, SPBU, pertamina, dan lain sebagainya.

Kepala Disperindag, Michael Gomar kepada awak media usai kegiatan mengatakan objek tera sangat banyak bukan hanya pedagang sayur, buah, toko-toko dan kios, namun juga SPBU, pertamina, truk pengangkut minyak, truk air, cargo, ekspedisi barang, dan semua usaha yang menggunakan alat ukur.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan pengujian baik di dalam lingkungan pasar maupun di beberapa tempat usaha yang ada di seluruh Mimika.

“Untuk di pertamina saat ini kami masih terkendala di alat pengukuran, sehingga kami meminta tenaga ahli dari kementerian melalui balai meteorology di Makassar,” kata Gomar, Selasa (3/11/2020).

Ia menjelaskan pelaksanaan tera ulang tersebut sesuai dengan undang – undang nomor 2 tahun 1981 tentang meteorology legal yakni merupakan pelaksanaan kegiatan yang memberikan manfaat kepada kepentingan umum, kepada seluruh masyarakat khususnya para pedagang yang ada di setiap kabupaten kota.

“Pelaksanaan kegiatan sidang tera dan tera ulang ini memberikan kepastian hukum kepada pedagang yang menggunakan peralatan satuan alat ukur, takar timbang dan perlengkapannya. Sehingga tugas dan tanggung jawab kami, pemerintah melalui dinas perindustrian dan perdagangan Mimika, adalah melakukan keabsahan, legalitas dari seluruh UTTP kepada para pedagang baik yang sudah menggunakannya maupun yang akan atau baru menggunakan peralatan UTTP,” ujarnya.

Dia mengungkapkan kegiatan tersebut adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Disperindag setiap tahun. Berikutnya, tera ulang ini juga memberikan kepastian hukum, kepada para pelanggan atau konsumen sehingga para pelanggan atau konsumen yang melakukan transaksi jual beli benar-benar mendapatkan manfaat dan juga satuan ukur, timbang dan perlengkapan yang sesuai.

“Konsumen yang datang akan mendapatkan jaminan kepastian hukum berdasarkan alat UTTP yang sudah dilakukan tera dan tera ulang. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kami, dan apabila ada kesalahan yang dilakukan oleh pedagang maka kami punya hak untuk melakukan penyegelan terhadap UTTP kepada pedagang,” serunya.

Menurut dia, rencananya pada tahun 2021 Disperindag akan berusaha untuk melengkapi seluruh kelengkapan bidang meteorologi yang bisa dijangkau dan juga bisa dilakukan untuk semua objek tera yang ada di Mimika.

“Kami harapkan adanya peran serta dari para pelaku usaha agar bisa membangun dan bekerjasama sehingga pelaksanaan kegiatan bisa berjalan dengan baik, aman dan lancar serta kami pihak Disperindag bisa memberikan pelayanan yang baik bagi para pelaku usaha yang menggunakan UTTP,” ungkapnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar