Dua Bulan Tarik Retribusi Parkir Pasar Sentral, Disperindag Mimika Berhasil Kumpulkan Rp 318 Juta

Bagikan Bagikan
Penarikan retribusi parkir di Pasar Sentral Mimika (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) – Sejak diberlakukannya penarikan retribusi parkir Pasar Sentral Mimika sejak tanggal 1 September 2020 hingga 31 Oktober 2020, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika berhasil kumpulkan Rp 318 juta.

“Retribusi parkir sudah berjalan dua bulan. Sampai tanggal 31 Oktober 2020 penarikan retribusi  parkiran pasar yang dimulai pada tanggal 1 september lalu sudah capai Rp 318 juta,” kata Kadisperindag, Michael R. Gomar di pasar sentral, Selasa (3/11/2020).

Ia menjelaskan hasil dari penarikan retribusi semua langsung disetor ke Kas Daerah (Kasda).

“Semua langsung disetor. Jadi penarikan retribusi ini baik itu pelayanan pasar, persampahan, kemudian retribusi parkir setiap minggunya pada hari Jumat kita melakukan penyetoran ke kas daerah,” jelas Gomar.

Dia mengungkapkan, rata-rata per hari pendapatan dari hasil retribusi parkir bisa mencapai Rp 6 juta hingga Rp 7 juta.

“Karena kita kekurangan juru tagih sehingga untuk hari minggu masih free kita tidak lakukan penagihan. Tapi ke depan kami berharap untuk penagihan hari Minggu pun kami bisa Lakukan,” ungkapnya.

Menurut dia, pada bulan Desember nanti pos penagihan retribusi parkir sudah mulai menggunakan portal otomatis.

“Ini juga mengurangi jumlah tenaga yang kita pakai untuk juru tagih sehingga nanti ada empat unit di pintu masuk dan pintu keluar semua akan gunakan portal otomatis dengan menarik karcis dan pada saat keluar di pintu keluar akan membayar karcis retribusi parkir sesuai dengan peraturan atau tarif yang ditetapkan Pemda,” tuturnya.

Penarikan retribusi parkir ini mengacu pada Perda nomor 25 tahun 2010 tentang retribusi tempat khusus parkir di mana Pengendara roda dua dikenakan retribusi Rp 1000, kendaraan roda empat Rp 2000 dan kendaraan di atas roda empat dikenakan retribusi Rp 3000. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar