Hampir 90 % Ortu di Mimika Gelisah, Belajar Online Perlu Dievaluasi

Bagikan Bagikan
Leonardus Kocu (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Anggota Komisi C sekaligus Ketua Fraksi Mimika Bangkit, Drs. Leonardus minta agar Pemkab Mimika melalui Dinas Pendidikan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan belajar online.

Kocu mengatakan, belajar online selama pandemi covid-19 telah berjalan lama sejak Maret lalu, sehingga perlu dilakukan evaluasi mengingat hampir 90 % orang tua (Ortu) di Mimika menjadi gelisah lantaran kewalahan melakukan pendampingan terhadap anak serta pembelajarannya menjadi tidak efektif dan maksimal seperti di sekolah. Selain itu, orang tua juga keluhkan paket data internet serta uang SPP yang terus dibayar, sementara guru tidak memantau pembelajaran online dengan baik.

"Banyak sekali orang tua yang keluhkan hal itu dan mempertanyakan ke Komisi C bahwa kenapa tidak sampaikan ke Pemkab (Mimika). 80 %, bahkan hampir 90 % orang tua yang sampaikan hal itu, karena memang mereka kewalahan dampingi anak-anaknya dan pelajaran jadi tidak maksimal. Kemudian belajar online juga tidak diawasi guru, sehingga banyak anak yang menjadi malas lantaran tiba-tiba diinformasikan akan diadakan ulangan dan lainnya. Belum lagi keluhan soal pembayaran SPP yang terus berjalan. Makanya perlu dievaluasi," katanya, Kamis (12/11/2020).

Evaluasi dimaskud adalah dengan mencari strategi agar di awal tahun 2021 nanti bisa melaksanakan belajar-mengajar seperti biasanya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang standard. Sebab, masa TK hingga SMA merupakan masa emas bagi anak-anak untuk menyerap pelajaran. Belajar online tidak diterapkan kepada semua anak lantaran terkendala dengan kemampuan masyarakat tertentu untuk membeli paket data.

"Saat sekolah berjalan normal saja banyak anak-anak yang nakal dan tidak benar, apalagi kalau hanya via online?" ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar