Kasus Penggelapan Dana di Sentra Pendidikan Timika Harus Selalu Diupdate, Masyarakat Butuh Kejelasannya

Bagikan Bagikan

Leonardus Kocu (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) - Ketua Fraksi Mimika Bangkit, Drs. Leonardus Kocu mengaku bahwa Pemkab Mimika melalui dinas terkait perlu memperbaiki gedung serta fasilitas asrama sekolah yang ada di Sentra Pendidikan, SP5 Timika.

Gedung dan fasilitas yang ada tentunya menjadi kebutuhan dasar bagi anak-anak. Meski saat ini pelaksanaan pendidikan via online dan belum berjalan secara normal, akan tetap masih ada beberapa anak khususnya dari wilayah gunung dan pantai yang membutuhkan tempat tinggal, sehingga tetap perlu untuk di tampung di asrama.

"Saya sangat setuju dengan usulan anggaran dari Disdik (Mimika). Kalau dilihat dari kondisinya, perbaikan itu bukan hanya satu item saja, tetapi bagaimana soal air bersihnya, penerangan, kelayakan fasilitas luar dan dalam termasuk jalan akses keluar masuknya," ungkapnya, Rabu (4/11/2020).

Pembenahan gedung asrama dan sekolah serta fasilitas di sentra pendidikan juga merupakan program prioritas Pemkab Mimika, mengingat sebagai pusat pendidikan milik pemerintah.

Secara pribadi, Leonardus mengatakan bahwa untuk kelayakan pendidikan bagi anak-anak Amungme dan Kamoro di sentra pendidikan sangat penting agar jangan sampai dengan kondisi yang ada maka anak-anak ini memutuskan tidak lagi kembali melanjutkan sekolah dan tinggal di sentra pendidikan.

"Memang saat pembahasan anggaran ada beberapa anggota dewan yang tidak setuju, tetapi perlu dievaluasi kembali,” katanya.

Menurut dia, Disdik telah mengusulkan anggaran kurang lebih Rp 20 miliar, tetapi dirasionalisasi dan diharapkan bisa terakomodir dalam APBD tahun 2021.

Selanjutnya, jika anggarannya terakomodir maka Pemkab harus menunjuk pengurus yang benar-benar profesional, sehingga tidak ada lagi adanya cerita penyalahgunaan anggaran serta banyaknya keluhan dari anak-anak.

"Yang mengurus asrama itu, harus benar-benar yang bagus, baik dari pihak Gereja, Masjid ataupun pihak ketiga lainnya. Karena sentra pendidikan itu sebagai proyek percontohan yang harus benar-benar diperhatikan. Jangan lagi diintervensi oleh Pemkab yang pada akhirnya biaya untuk kebutuhan pokoknya tidak dimaksimalkan," ujarnya.

Selain hal itu, ia juga mengharapkan adanya transparansi atas penanganan kasus dugaan penggelapan dana makan yang saat ini ditangani Polda Papua.

“Beberapa waktu lalu sudah dipublikasikan bahwa Polda Papua sementara menangani kasus dugaan penggelapan dana jatah makan, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Harusnya itu selalu diupdate, karena masyarakat butuh kejelasannya,” ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus