Kemenhub Hadirkan "Sitolaut" di Mimika

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Salah satu program utama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah memperlancar dan mengefisienkan angkutan barang melalui jalur laut atau yang dikenal dengan program Tol Laut. Konsep tol laut itu pada prinsipnya adalah pelayaran secara rutin dan terjadwal dari barat sampai ke timur Indonesia untuk memperkuat jalur pelayaran dan logistik.

Kasubdit angkutan laut khusus dan usaha jasa terkait, direktorat lalu lintas dan angkutan laut, Direktorat Jenderal Perhubungan laut, Kementerian Perhubungan, Capt. Bharto Ari Raharjo,MM,M.Mar mengatakan, pemerintah  mencoba untuk mendorong tol laut ini tidak hanya sampai di wilayah pesisir, melainkan diharapkan dapat menjangkau daerah T3P (Terdepan, Tertinggal, Terluar dan Perbatasan). Dimana saat ini sudah berkolaborasi dengan multimoda.

Untuk prosesnya tidak hanya menggunakan kapal, namun bisa melalui jembatan udara, dan angkutan darat. Dengan begitu diharapkan bisa mendorong hasil-hasil bumi di bagian pedalaman untuk diekspor keluar, sehingga kesejahteraan  masyarakat di wilayah pegunungan atau pedalaman bukan saja hanya dari sisi konsumtif saja, tapi juga dikuatkan dari sisi eksplorasi sumber daya.

"Kita sedang berupaya untuk muatan balik yang ada di wilayah Timur kembali ke wilayah Barat, agar komoditi yang menjadi unggulan daerah bisa diekspor ke wilayah Barat," ungkap Capt. Bharto di Timika, Rabu (25/11/2020).

Saat ini tol laut sudah dimudahkan dengan  sistem informasi tol laut (Sitolaut). Dijelaskan Sitolaut merupakan hasil pengembangan dari LCS atau logistic Communications Sistem dengan basis mobile apps.

"Dengan Sitolaut, pelaku usaha sebagai pengguna jasa dapat memonitoring  proses perjalanan barang yang dirilis mulai dari tempat awal sampai tujuan hanya melalui gadget. Sitolaut sendiri dalam waktu dekat segera diluncurkan, dan kedatangan kita ke sini (Timika) juga dalam rangka sosialisasi Sitolaut ini," ujarnya.

Pemerintah daerah memiliki peran yang penting  terutama dalam hal ini Disperindag, karena bisa terwujud konsolidasi muatan, dan pemerintah bisa mendorong komoditi keunggulan di daerah supaya bisa dijual ke luar Papua, sehingga kesejahteraan masyarakat akan meningkat.

"Pemerintah daerah bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil, dengan membuat satu koperasi yang bisa menampung hasil-hasil dari masyarakat kecil, yang nanti dijual ke daerah lain. Karena kita tahu sendiri untuk penghasilan masyarakat atau petani kecil tidak mungkin bisa diekspor ke daerah lain dengan jumlah yang sedikit, namun melalui BUMD dan koperasi, hasil petani kecil bisa di ekspor ke luar daerah," tambahnya.

Sementara itu, salah satu tokoh pemuda Papua, Frans Pigome menilai tol laut merupakan salah satu peluang bisnis yang memberikan manfaat kepada daerah, dan ini merupakan peluang bagi pengembangan SDM di Papua, apalagi Kabupaten Timika mempunya peluang bisnis yang besar.

"Kita berharap ini bisa mendorong anak-anak muda di Papua untuk terjun dalam pengelolaan logistik," kata Frans. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus