Ketua DPRD Mimika Gelar Diskusi Bersama Insan Pers

Bagikan Bagikan
Ketua DPRD Mimika, Robby K. Omaleng, diskusi bersama insan Pers (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Genap setahun menjabat sebagai Ketua DPRD, Robby Kamaniel Omaleng, S.IP,MA menggelar diskusi bersama insan pers di Kabupaten Mimika.

Diskusi dirangkaikan dalam kegiatan reses ke II guna membangun sinergitas dalam pembangunan Mimika. Tatap muka yang digelar di Hotel dan Resto Cendrawasih 66 ini dihadiri oleh Pimpinan umum (PU), Pimpinan Redaksi (Pimred) serta puluhan wartawan perwakilan media elektronik, media cetak, media online serta Radio di antaranya Salam Papua, Timex, Seputar Papua, Radar Timika, RPM, Papua 60 Detik, Harian Papua dan beberapa media lainnya.

Seperti biasanya dalam kegiatan reses, banyak aspirasi yang disampaikan perwakilan masing-masing media dan tentunya yang berkaitan dengan pembangunan termasuk kendala-kendala yang dihadapi para Jurnalis saat menjalankan tugas.

Inisiatif menggelar tatap muka yang dilaksanakan oleh Robby Omaleng mendapat apresiasi dari semua media. Hal ini lantaran menjadi yang pertama kalinya di Mimika, sehingga media pun bisa menerangkan tugas dan fungsinya dalam membangun Mimika.

Pimpinan Umum media online Salam Papua, Yulius Lopo mengatakan, menjalin komunikasi dan kerjasama antar media, pemerintah dan DPR tentunya memberikan kontribusi bagi media. Selebihnya, DPR dan pemerintah harus mempermudah dalam memberi ruang klarifikasi bagi pemberitaan, sehingga tidak terkesan ataupun menilai bahwa media berpihak kepada instansi atau pejabat tertentu.

Menurut Yulius, tanpa media dunia akan gelap. Seseorang atau figur tertentu tidak akan terkenal jika tanpa media. Dengan demikian, DPR dan pemerintah harus bisa memberi ruang bagi media khususnya wartawan yang bertugas di lapangan.

Selama ini, media dituntut untuk menyajikan pemberitaan yang berimbang, akan tetapi wartawan selalu terkendala apabila akan melakukan klarifikasi lantaran narasumber selalu menghindar, bahkan kadang tidak merespon ketika dihubungi via telepon.

“Betul bahwa tanpa media dunia gelap, seseorang tidak dapat dikenal. Apalagi melalui media online dalam hitungan detik informasi langsung dapat diketahui oleh masyarakat. Selama ini, media melalui wartawan ingin agar berita itu berimbang, karena itu menyangkut harga diri, namun kendalanya tidak direspon. Apalagi Humas Pemda terkadang tidak memfaslitasi wartawan “ kata Yulius.

Ia pun  berharap, ke depan kerjasama antara Media dan Pemerintah dapat terus ditingkatkan lagi agar semua media bisa dirangkul, sehingga dapat memberikan kontribusi.

Samuel Nussi selaku perwakilan gheroy.com menyampaikan Pemerintah  harus membantu dalam hal peningkatan penguatan kapasitas media, khususnya wartawan melalui Bimbingan Teknis. Hal ini penting guna meningkatkan jalinan keharmonisan.

“Pemerintah jangan alergi dengan kritikan, dan Pers pun jangan lupa untuk tetap berpegang pada Undang-Undang Pers,” kata Nussi.

Aspirasi juga disampaikan oleh beberapa perwakilan media yaitu Media Dunia dan Papua 60 detik.com.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Mimika, Robby Kamaniel Omaleng,S.IP,MA mengatakan, sangat benar bahwa media merupakan tolak ukur dari pembangunan daerah. Tanpa media, pembangunan tidak akan ada perbaikan dan kemajuannya.

“Jujur saja saya kaget melihat banyaknya wartawan yang hadir. Selama ini saya hanya tahu beberapa orang saja. Niat saya  untuk bisa bertemu dan berkomunikasi dengan pers adalah supaya kita bisa membahas bersama berbagai bidang. Kita sama-sama melihat hal apa yang harus diperbaiki oleh pemerintah ataupun DPR. Intinya, saya ingin mengajak media seperti teman diskusi, bukan hanya di momen tertentu saja, kita berpikir bagaimana membangun komunikasi yang baik, dan membangun pemberitaan yang  seimbang,” ungkap Robby.

Ia pun mengakui bahwa menjadi wartawan merupakan profesi yang mulia, sehingga keberadaan media di tengah-tengah masyarakat sangat dibutuhkan terutama dalam penyampaian informasi  yang memberikan edukasi.

Dia berharap agar media di Mimika terus memberitakan sesuatu hal yang berimbang, karena jika komunikasi miring maka bisa saja terjadi kurangnya harmonisasi dan hal itu tentunya sangat tidak diinginkan.

“Media perlu untuk diajak bekerjasama dengan Pemda atau juga DPR, tujuan kita hanya agar pemberitaan seimbang. Humas bertugas menentralisir semua persoalan. Untuk persoalan Bimtek bagi wartawan akan kami usulkan,“ ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus