Kota Tua Kokonao Mimika Sudah Diterang Listrik

Bagikan Bagikan
Masyarakat Kokonao saat menyambut Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob,S.Sos,MM bersama Manager UP3 PLN Mimika, Marthinus I Pasensi, dan Kasi Intel Kapten Inf Rachmat Phonna Darwin, S.A.P, Kasi Ops Kapten Inf Saud Nainggolan (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Sekian lama tidak ada listrik, kota bersejarah Kokonao, Distrik Mimika Barat akhirnya diterangi listrik.

Sebanyak 6 Kampung di wilayah Kokonao yakni Kampung Kokonao, kampung Migiwia, kampung Kiura, kampung Mimika, kampung Atapo, Apuri-Distrik Mimika Barat telah diterangi listrik, yang ditandai dengan peresmian dan pengoperasian listrik desa di Distrik Mimika Barat oleh PLN melalui UP3 Mimika.

Kegiatan yang digelar di pelabuhan Kampung Atapo Distrik Mimika Barat pada Senin (30/11/2020) itu diresmikan langsung Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob,S.Sos,MM, yang didampingi Manager UP3 PLN Mimika, Marthinus I Pasensi, dan dihadiri oleh Kasi Intel Kapten Inf Rachmat Phonna Darwin, S.A.P, Kasi Ops Kapten Inf Saud Nainggolan, Kepala Distrik Mimika Barat, Ernestina Takati.

Wabup John dalam kesempatan tersebut menyampaikan terimakasihnya kepada UP3 PLN Timika bersama stakeholder yang telah membangun dan membuat Kokonao menjadi terang.

Dia berharap kepada masyarakat agar menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun tersebut.

"Kokonao harus diperbaiki seperti masa lalu, kita harus kembalikan Kokonao seperti dulu lagi, kota yang bersejarah di Kabupaten Mimika," kata Wabup John.

Sementara itu, Manager UP3 PLN Mimika, Marthinus I Pasensi, juga menegaskan kepada masyarakat agar menjaga fasilitas yang telah dibangun. Pembangunan merupakan bagian dari kepentingan tetapi juga memberikan dampak yang baik.

Dijelaskan, untuk sistem pengoperasian listrik, karena menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel, dan hanya satu mesin yang tersedia, maka tidak dapat digunakan selama 24 jam, untuk itu menurut rencana penyalaan listrik akan dilakukan 12 jam.

"Kalau untuk penyalaan 24 jam minimal mesinnya dua, kalau satu paling kita coba maksimal 12 jam dulu, untuk pembagian waktu akan diserahkan kepada operator pengelola PLN dengan pihak kampung. Dan untuk saat yang terdaftar ada sekitar 300 pelanggan, kemudian yang sudah dipastikan menyala sebanyak 200 pelanggan, sementara sisanya masih dalam proses intalasi. 300 pelanggan tersebut adalah pelanggan yang kurang mampu sehingga mendapatkan bantuan berupa pemasangan menggunakan melalui Dana Desa," ujarnya ketika ditanya wartawan.

Kepada wartawan dia mengatakan, masih ada 1 Kampung Aparuka yang belum disalurkan listrik, lantaran letak kampungnya jauh dari 6 Kampung tersebut.

Sementara itu mewakili seluruh masyarakat Kokonao, Kepala Kampung Migiwia, Estakius Kaway, menyampaikan bahwa terang di kota Tua merupakan kerinduan seluruh masyarakat di Kokonao, di mana sekian lama masyarakat Kokonao tidak merasakan adanya listrik atau penerang.

"Kami sudah cukup lama berjalan dalam kegelapan, dan dengan adanya listrik di Desa ini, kami masyarakat berterima kasih kepada pemerintah, PLN dan seluruh stakeholder yang sama-sama membantu sehingga kami bisa merasakan adanya listrik ini," ungkap Estakius.

Ia berharap para pemimpin Kabupaten Mimika selalu diketuk hatinya untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Mimika, khususnya masyarakat yang berada di pedalaman agar tidak lagi menjadi masyarakat yang tertinggal.

Disamping itu, Kepala Distrik Mimika Barat, Ernestina Takati juga berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Mimika dan juga kepada PLN yang telah menjawab kerinduan masyarakat. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus