Mendikbud Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021, di Mimika Tidak Berlaku

Bagikan Bagikan
(Foto:Ilustrasi)

SAPA (TIMIKA) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengeluarkan kebijakan bahwa sekolah boleh melaksanakan pembelajaran tatap muka pada tahun 2021 dengan berbagai ketentuannya, namun ternyata hal tersebut tidak diberlakukan di Kabupaten Mimika.

Melihat perkembangan kasus covid-19 di Kabupaten Mimika, Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Jeni O. Usmany mengatakan dirinya tidak akan gegabah mengambil keputusan yang nantinya akan mengorbankan anak-anak murid yang akan berdampak pada pemerintah sendiri.

"Menteri bicara boleh ada tatap muka, akan tetapi kita harus melihat situasi daerah. Saya tidak bisa gegabah dalam mengambil tindakan, dan saya juga tidak akan menyarankan kepada pimpinan (Bupati) untuk sekolah tatap muka," ungkap Jeni pada Selasa (24/11/2020).

Untuk proses belajar mengajar di Mimika sendiri, Jeni yang ditemui di hotel Horison Diana itu mengatakan, Dinas pendidikan Kabupaten Mimika telah mencanangkan 3 model pembelajaran (goggle classroom, whatsapp dan guru kunjung).  Sebenarnya model belajar ini, dia mengaku, sudah dilakukan sejak awal pandemi covid-19.

"Kita sudah canangkan ada 3 model pembelajaran namun karena terjadi peningkatan kasus makanya guru kunjung ditiadakan, akan tetapi guru tetap memberikan tugas kepada murid melalui orang tua, selanjutnya hasil diserahkan kembali kepada guru dan guru akan memeriksa sebagai salah satu penilaian kepada murid," katanya.

"Tahun depan apa yang sudah kita canangkan akan (tetap) dilaksanakan. Model belajar anak tergantung pilihan orang tua, dan orang tua harus mampu masuk dalam fase adaptasi kebiasaan baru. Dalam hal ini orang tua harus berperan penting, karena pada dasarnya pendidikan itu berasal dari keluarga," ujarnya.

Pj Sekda Kabupaten Mimika itu menambahkan, pada daerah pedalaman yang merupakan zona hijau tetap melakukan tatap muka, namun tetap mematuhi protokol kesehatan, sedangkan pada zona merah (kota dan pinggiran kota) dilakukan pembelajaran daring.

Dia pun berharap jika ada masukan-masukan dari orang tua serta masyarakat, dapat disampaikan secara baik agar memberikan solusi yang terbaik kepada Pendidikan di Mimika. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar