PB PON Bidang SDM Wajib Rekrut Anak Muda di Mimika

Bagikan Bagikan
Elia I Loupatty saat menyampaikan sambutannya pada Raker (atas)
dan foto bersama usai pembukaan Raker (bawah) (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Panitia Besar (PB) PON XX tahun 2021 diwajibkan merekrut anak-anak muda Mimika dalam kepengurusannya khusus bagian SDM pada bidang II yang meliputi Pemasaran, SDM, TIK dan Keamanan.

Hal ini disampaikan Sekretaris Umum, PB PON XX Papua 2021, Elia I Loupatty pada pembukaan Raker Panitia Inti PB PON XX Papua 2021 Bidang II yang meliputi bidang Pemasaran, SDM, TIK, Keamanan dan SUB PB PON XX Papua 2021 Mimika.

Menyangkut SDM itu, dari pusat telah ditentukan sebanyak-banyaknya melibatkan anak-anak muda. Hal ini agar anak-anak muda juga bisa berkontribusi dalam mendukung dan menyukseskan PON mengingat merekalah yang akan bicara lima tahun berikutnya.

"Bidang SDM dari Provinsi akan hadir di Mimika hari Senin mendatang. Berharap agar kehadiran mereka bisa melibatkan pemuda dan pemudi di sini. Intinya supaya bagaimana anak-anak muda bisa berperan aktif dalam menyukseskan PON,” tuturnya.

Dijelaskan bahwa antara PB PON dan Sub PON harus cut in tanpa berjalan sendiri-sendiri. Sebab, jika harus berjalan masing-masing, akan menjadi masalah.

Untuk bidang pemasaran, setiap produk dagangan yang akan ditampilkan dalam setiap venue harus berbayar atau menjadi sponsor. Sebab, apapun yang tertangkap kamera oleh PB PON, berarti melahirkan uang.

"Contohnya hari ini kita masih perkenankan minum air dengan merek tertentu di Raker ini, tapi kalau dari sisi pemasaran, seharusnya sudah tidak bisa lagi, karena itu mutlak telah dilarang. Begitu pun untuk produk lainnya seperti makanan ataupun cemilan, bahkan merek kamera dan yang lainnya, karena semuanya dihitung sponsor, jadi harus berbayar atau mendatangkan uang," katanya.

Diingatkan juga bidang pemasaran memperhatikan agar di dalam setiap venue tidak ada spanduk yang disertai dengan merek dagang, kecuali telah bekerjasama ataupun sebagai sponsor.

“Kami berharap supaya PB PON Mimika bisa mencari siapa sponsorship untuk event nasional ini,” ungkapnya.

Perhelatan event berskala nasional saat ini merupakan yang pertama dilaksanakan dengan berbasis IT. Tentunya, hal ini sangat rumit, karena akan didata secara online, baik atlet, wasit, juri, official serta wartawan media cetak dan elektronik, selanjutnya diberikan ID Card. Dengan demikian, jika tidak terdaftar dan tidak memiliki ID Card maka tidak bisa masuk ke area pertandingan. ID card juga bersangkut paut dengan tanda pengenal saat mengambil makan dan minum.

"Kalau yang dulu kita tidak tahu atlet siapa yang akan tampil untuk Cabor tertentu, tetapi untuk saat ini kita di seluruh Indonesia sudah bisa tahu siapa atletnya yang akan tampil di Cabor tertentu. Itu karena semuanya sudah terdaftar secara IT. Sekarang saja wartawan yang telah terdaftar sebanyak 700 orang dari 1000 orang yang ditentukan. Itu wartawan dari luar Papua, atau pun yang di Papua termasuk Mimika," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Harian PB PON XX Mimika Papua 2021, Marthen Paiding mengatakan bahwa Raker ini dilaksanakan dalam rangka membangun kembali semangat, motivasi, kinerja dan sinergi guna mempersiapkan pelaksanaan PON XX di Mimika tahun 2021.

"Raker ini merupakan agenda kita yang telah direncanakan sebelumnya, tetapi  terhambat oleh adanya pandemi covid-19. Saat ini kita bertemu kembali guna membangun kembali yang selama ini sempat terhambat," kata Marthen.

Dijelaskan, sebagai panitia, baik di Provinsi maupun Kabupaten harus saling bersinergi membangun persepsi, membagi tugas dengan baik agar seluruh kegiatan yang ditunaikan saat PON bisa terselenggara sesuai dengan yang disepakati bersama. Tentunya, diharapkan selaku panitia yang diberi tugas oleh negara dapat menjalaninya dengan baik dalam melayani tamu dan atlet dari seluruh Indonesia, sehingga Papua juga dinilai bisa memberikan pelayanan yang terbaik.

Seluruh kegiatan yang berkaitan dengan PON, harus dipersiapkan secara matang terutama persiapan mental selaku panitia. Dalam hal ini, harus ikhlas mencurahkan tenaga, pikiran dan waktu dalam rangka menyukseskan PON.

"Sukses dan tidaknya PON ini ada di tangan kita sebagai panitia. Untuk itu, sangat perlu adanya kerja keras secara bersama," ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus