Pekerja Cetak Bata di Mimika Sabet Leher Rekannya Hingga Dilarikan ke RSUD

Bagikan Bagikan
Saat Polisi lakukan Olah TKP (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Birman yang merupakan pekerja cetak bata di jalan cendrawasih samping RM Bubur Manado, tega menganiaya rekan kerjanya yang bernama Jufri alias Jupe hingga dilarikan ke RSUD Mimika lantaran disabet parang di bagian leher dan tangan.

Penganiayaan ini terjadi sekitar pukul 14.15 WIT dengan modus yang belum diketahui. Usai melakukan penganiayaan, Birman langsung melaporkan diri ke Polres Mimika. Selanjutnya atas laporan pelaku, satuan tugas Polres Mimika langsung mendatangi TKP yang ternyata korban telah dilarikan ke RSUD oleh rekan-rekannya.

“Pelaku datangi Polres dengan membawa sebuah parang dalam kondisi bajunya berlumuran darah. Sejauh ini belum diketahui secara pasti soal penyebabnya dan akan tetap di dalami,” kata Kabag Ops Polres Mimika, AKP Dionisius Vox Dei Paron Helan saat olah TKP, Jumat (13/11/2020).

AKP Dionisius menjelaskan, saat ini pelaku telah diamankan pihak kepolisian.

"Sekarang pelaku diamankan di Polres guna dimintai keterangan. Untuk  identitas dari korban serta motif terjadinya penganiayaan ini sementara kita lakukan penyelidikan,” jelasnya.

Sedangkan pemilik usaha cetak bata, Mansyur menceritakan bahwa pelaku (Birman) baru sebulan bekerja di tempat tersebut. Pelaku dan korban tidak mempunyai masalah sebelumnya, karena semalam masih duduk dan bercerita bersama.

Pelaku diterima kerja di tempat tersebut lantaran mengeluh tidak punya pekerjaan. Pelaku pun mengaku, seharusnya akan berangkat ke Bandung, akan tetapi lantaran adanya pandemi covid-19 maka tertahan di Timika dan berniat mencari kerja.

"Birman itu baru satu bulan kerja di sini. Sedangkan si korban sudah dua tahunan kerja sama saya. Kita tidak tahu pasti apa masalah mereka berdua, karena tadi malam masih akur sama-sama dan terlihat seperti tidak ada masalah," kata Mansyur.

Meskipun ada masalah, kemungkinan hanya soal selisih paham dengan pekerjaan mencetak bata. Sebab, sebagai pemilik usaha dirinya mengaku selalu berada bersama mereka.

"Saya sama sekali tidak melihat kejadiannya, karena saya juga baru datang setelah ditelepon. Birman ini baru kerja, tapi kelakuannya baik-baik saja," ujarnya. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar