Pemkab Mimika Akui Telah Bentuk Tim Penyelesaian Persoalan Warga Tiga Kampung

Bagikan Bagikan
Johannes Rettob,S.Sos,MM (kiri) dan Kompol I Nyoman Punia (kanan) (Dok:SAPA)

SAPA (TIMIKA) - Pemkab Mimika melalui Wakil Bupati, Johannes Rettob,S.Sos,MM mengaku telah membentuk tim yang melibatkan TNI, Polri dan PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk menyelesaikan persoalan serta kepulangan warga tiga kampung ke Distrik Tembagapura.

Ditemui usai mengikuti apel Gelar Pasukan bersama Basarnas di lapangan eks pasar lama, Wabup Rettob mengatakan untuk persolan pembenahan fasilitas masyarakat juga telah dibagikan tugas antara Pemkab, aparat keamanan dan PTFI.

"Kami sudah tiga kali lakukan pertemuan untuk pemulangan warga Banti itu, berarti tinggal kita atur saja dan semua tergantung situasi keamanan saja, tetapi tidak bisa dipastikan bahwa mereka dipulangkan sebelum perayaan Natal. Tim itu sudah kami bentuk juga," ungkapnya, Kamis (12/11/2020).

Pemulangan warga tiga kampung ini menunggu kepastian keamanan dari TNI dan Polri, dalam artian jika telah dipastikan aman maka semua warga langsung dipulangkan. Selain itu, untuk kelayakan hidupnya, semua fasilitas harus dipastikan telah dibenahi.

Sedangkan Wakapolres Mimika, Kompol I Nyoman Punia mengatakan bahwa saat ini sementara mempelajari situasi di Banti. Sebab, yang paling utama adalah keamanan bagi warga agar tidak merugikan masyarakat itu sendiri di kemudian hari serta pembenahan fasilitas atau tempat tinggalnya.

Untuk persoalan ini akan tetap ada koordinasi antar TNI, Polri, Pemkab dan PTFI.

"Apa yang telah disampaikan Wakil Bupati itu sangat benar, karena yang paling utama adalah soal keamanannya. Begitupun dengan fasilitasnya, karena kalau tidak ada tempat tinggal terus masyarakat mau tinggal di mana?," kata Kompol Nyoman.

Selama ini juga aparat TNI dan Polri wilayah Tembagapura terus menyelidiki keberadaan KKB di sekitaran wilayah dimaksud. Diharapkan agar tidak ada lagi kelompok-kelompok terkait di wilayah Tembagapura dan sekitarnya agar tidak menjadi kendala ketika nantinya masyarakat dipulangkan. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar