Pemkab Mimika Mantapkan RPJMD 2020-2024

Bagikan Bagikan
Foto bersama Pimpinan OPD di Lingkungan Pemkab Mimika (Foto:SAPA/Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar rapat pemantapan penyusunan dokumen rencana kerja jangka menengah daerah (RPJMD) bersama semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Mimika, pada Selasa (24/11/2020).

Kepala Bappeda, Yohana Paliling mengatakan, sebetulnya untuk RPJMD ini sudah harus tuntas pada tahun 2019 sejak dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Mimika tahun lalu.

Namun yang  membuat lambat karena adanya perlu memetakan program dan kegiatan bahkan sub kegiatan sesuai Permendagri nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah, yang mana pada intinya apa yang ada di dalam RPJMD tahun 2020-2024 harus mengacu pada visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika.

“Ini yang kita uraikan ke dalam setiap Renstra OPD dengan melihat anggaran. Jadi RPJMD ini merupakan review dari RPMJD yang pernah disusun. Kami melihat, ada beberapa poin yang harus disesuaikan dengan apa yang menjadi visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, dan juga perencanaan strategi (Renstra) dari setiap OPD banyak yang belum mengakomodir kegiatan-kegiatan yang menjadi prioritas Kabupaten Mimika yang sesuai dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati 5 tahun ke depan,” ungkap Yohana.

Dia mengatakan, Renstra dari OPD  tersebut sudah dikembalikan kepada masing-masing OPD untuk di sempurnakan sesuai  dengan tupoksi masing-masing.

“Jangan kita masukan program yang terlalu besar dengan anggaran yang begitu besar dan tidak dapat kita laksanakan atau tidak kita capai. Artinya  kekuatan kita di mana itu yang harus kita lakukan,” katanya.

Lebih lanjut, kegiatan yang tidak mampu dikerjakan atau dilaksanakan hingga akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati, serta kegiatan yang tidak dapat menunjang visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika sebaiknya ditunda, karena kegiatan yang diakomodir belum tentu dilakukan apalagi yang memang pekerjaan itu tidak bisa dicapai.

“Saya juga  sudah ingatkan kepada para pimpinan OPD agar dalam penyusunan Renja dapat mengacu pada visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Ke depan kita akan lebih teliti, setiap kegiatan yang tidak masuk dalam Renstra maupun Renja OPD itu tidak akan diakomodir, karena semua kita kerja menggunakan system,” terangnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulius Sasarari yang membuka kegiatan tersebut dalam sambutnya menyampaikan, visi dan misi Kabupaten Mimika ditunjang oleh 6 poin prioritas yang tertuang dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2020-2024.

"RPJMD sebagaimana disebutkan dalam UU nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 tahun, terhitung sejak dilantik Bupati dan Wakil Bupati hingga berakhir masa jabatan," ungkap Yulius.

Penyusunan RPJMD juga berdasarkan hasil evaluasi kinerja periode sebelumnya, dengan isu-isu strategis serta potensi keunggulan daerah. Keseluruhan hal tersebut dianalisis berdasarkan ketentuan pada Permendagri nomor 86 tahun 2017.

Permasalahan pembangunan di Kabupaten Mimika merupakan akumulasi dari permasalahan berdasarkan isu tujuan pembangunan berkelanjutan.

Ia menuturkan, isu nasional dan regional serta permasalahan di Kabupaten Mimika berdasarkan data, terdapat 6 pembangunan prioritas untuk mengatasi permasalahan pokok di Kabupaten Mimika, antara lain, peningkatan SDM berbasis IPTEK, peningkatan ketertiban dan keamanan daerah, pemenuhan pelayanan dasar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, peningkatan infastruktur wilayah untuk mendorong konektifitas yang belum merata, reformasi birokrasi melalui perbaikan sistem tata kelola pemerintahan yang baik belum berjalan, dan peningkatan sektor ekonomi unggulan untuk meningkatkan daya saing daerah.

"Untuk menjawab hal tersebut, maka dirumuskan visi dan misi Kabupaten Mimika Tahun 2020-2024. Visi yang telah dirumuskan adalah terwujudnya Mimika yang aman, cerdas, damai dan sejahtera," terang Mantan Inspektur Inspektorat Mimika itu.

Untuk menjawab visi tersebut, kata Yulius, ada 5 misi yang harus dilakukan yakni, membangun SDM yang memahami teknologi informasi dan cerdas, menciptakan Mimika yang aman damai dan sejahtera, mewujudkan pemerataan pembangunan pelayanan dasar dan infrastruktur di wilayah pendalaman dan pesisir, mewujudkan pemerintahan bersih, berwibawa, akuntabel, profesional, dan inovatif serta membangun sentra-sentra ekonomi baru di wilayah Mimika. (Jefri Manehat)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar