Polisi akan Selidiki Pembuatan Taman Trotoar di Timika

Bagikan Bagikan
Kondisi proyek pembuatan taman trotoar yang telah dihentikan (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) – Pembangunan trotoar yang dikerjakan di Jalan Cenderawasih tepatnya di sepanjang depan Kantor Polres Mimika yang sudah dikerjakan sampai di depan Hasjrat Abadi kini telah di hentikan oleh Bupati Mimika. Dimana sebelumnya juga telah dicegat oleh Anggota DPRD yakni Norman Karupukaro.

Proyek tersebut berdasarkan data LPSE, dikerjakan dengan nilai Rp 3.410.000.000 bersumber dari dana APBD yang tendernya dilakukan pada 24 Agustus 2020 dengan nama pekerjaan taman daerah milik jalan (Damija) yang adalah program dari dinas perumahan kawasan pemukiman dan pertanahan Kabupaten Mimika.

Dalam pekerjaan proyek tersebut, trotoar yang sudah dibangun dengan rapi dibongkar untuk didirikan taman yang dinilai merusak keindahan kota.

Hal ini juga mendapatkan perhatian dari pihak kepolisian, Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP. Hermanto mengatakan pihaknya sudah mendengar hal tersebut dan saat ini akan dilakukan penyelidikan.

“Kami masih lakukan penyelidikan,” kata Hermanto singkat, saat ditemui di Kantor Pelayanan Polres Mimika, Rabu (4/11/2020).

Sebelumnya, pada Senin (2/11/2020), DPRD Mimika melalui anggota Komisi B, Muhammad Nurman S. Karupukaro mencegat pekerjaan taman trotoar yang sementara dikerjakan di jalan Cendrawasih Timika.

Menurut Nurman, pekerjaan tersebut harus dihentikan lantaran tidak tercantum dalam rencana pembangunan serta sangat merusak trotoar yang selama ini telah dibangun dan memperindah wajah kota Timika.

Payahnya meski dari pekerja mengaku, pembangunan taman tersebut merupakan program PUPR, akan tetapi pihak Pemkab, dalam hal ini Bupati tidak mengetahui adanya pembangunan tersebut. Selain hal itu, di lokasi kerja juga tidak tercantum papan proyek.

Selain itu, ada pula sorotan dari Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanes Feliks Helyanan dimana dirinya mengatakan proyek dadakan ini membuktikan bahwa Bappeda Mimika tidak profesional.

Berdasarlan Pantauan Salam Papua, Rabu (4/11/2020) proyek tersebut sudah tidak dilanjutkan pekerjaannya, namun tampak beberapa tukang yang sedang memperbaiki dan memasang ulang Paving Block trotoar yang sudah sempat dibongkar. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar