Serapan Dana Desa Untuk Mimika Tahun Anggaran 2020 Tersisa 20 Persen

Bagikan Bagikan
Seksi Perbankan KPPN Timika, Budi Susilo (Foto:SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) – Serapan penyaluran Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 yang ditangani oleh Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Mimika saat ini tersisa 20 persen. Dimana DD untuk tahun anggaran 2020 adalah sebesar Rp 148.779.739.000.

Hal ini disampaikan oleh Kepala KPPN Mimika, Anggraini Latupeirissa melalui Seksi Perbankan KPPN Timika, Budi Susilo kepada Salam Papua, Rabu (4/11/2020) di Kantor KPPN Timika.

Ia menjelaskan 20 persen tersebut adalah DD tahap 3 di mana sebelumnya untuk tahap 1 dan 2 sudah terserap.

“Dua minggu yang lalu di Timika itu terkendala laporan saja yang belum terselesaikan, dan sampai hari ini Timika belum ada perubahan data dari masing-masing kampung,” jelas Budi.

Dia mengatakan batas penyerapan DD dari Kementerian adalah tanggal 21 Desember 2020 mendatang.

“Sekarang ini karena covid-19 sehingga semua kepengurusan pencairan DD dipermudah. Di mana aturan yang seharusnya dijalankan misalnya persyaratannya ada empat atau lima, dipermudah menjadi mungkin hanya dua atau tiga,” katanya.

Menurut dia, untuk persyaratan pencairan DD tahap 3 adalah Perda Kabupaten/kota, APBD Kampung dan realisasi serta capaian output di tahun sebelumnya atau tahun 2019.

“Sekarang tinggal masing-masing kampung buat laporannya segera atau tidak. Jadi sampai saat ini dari total DD untuk Mimika 148 Miliar lebih sisanya adalah 20 persen untuk tahap akhir sekitar 29 juta,” ujarnya.

Dia mengungkapkan alur pelaporannya adalah dari pihak kampung melaporkan ke DPMK, lalu selanjutnya dari DMPK ke BPKAD baru dari BPKAD akan menurunkan ke KPPN untuk tahap pencairan DD.

“Laporan tidak langsung ke kami, ke DPMK dan yang paling tahu adalah DPMK tentang laporan dari kampungnya. Alurnya laporan masuk ke DPMK, DPMK nanti diminta ke BPKAD baru BPKAD ke kami (KPPN, Red). Jadi yang berhubungan langsung ke kami sebenarnya BPKAD,” ungkapnya.

Untuk DD dalam masa covid-19 ini disarankan pemberian bantuan ke masyarakat sampai sembilan bulan, namun tiga bulan terakhirnya tergantung dari masyarakat. Jika dananya tercukupi maka bisa beri bantuan ke masyarakat, kalau tidak mencukupi, tergantung dari pihak kampung sendiri.

“Kalau dari 156 PMK dikasih kebebasan, peluang seandainya tidak ada pembangunan yang segera dilaksanakan bisa untuk bantu masyarakatnya tergantung kepala kampungnya masing-masing,” tuturnya. (Kristin)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus