51 Sekolah Papua Telah Mendapat Akreditasi

Bagikan Bagikan

Salah satu contoh foto visitasipenilaian melalui daring di Sentani, Kabupaten Jayapura. (Foto-Antara)

SAPA (JAYAPURA)
- Sebanyak 51 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan di Papua, telah mendapat akreditasi atau pengakuan terhadap lembaga pendidikan tersebut yang diberikan oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah Madrasah (BAN S/M) Provinsi Papua.

Anggota BAN S/M Provinsi Papua Wilius Kogoya di Jayapura, Kamis, mengemukakan 51 sekolah itu mendapat akreditasi setelah dinilai/validasi berdasarkan delapan standar kelayakan satuan pendidikan yang ditetapkan.

Menurut dia, delapan standar kelayakan satuan pendidikan baik dari standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengelolaan, pembiayaan dan standar penilaian. Delapan standar itu dinilai disetiap sekolah melalui daring selama awal Desember hingga 14 Desember 2020.

Dia menjelaskan 51 itu sekolah itu tersebar 14 kabupaten di Papua yaitu di Biak Numfor satu sekolah SMA/MA mendapat akreditasi B, di Kabupaten Boven Digoel tiga sekolah SMP/MTS, dari tiga sekolah itu dua di antaranya mendapat akreditasi B, satunya lagi mendapat akreditasi C.

Selanjutnya, Kabupaten Jayapura sebanyak 12 sekolah yakni untuk sekolah dasar (SD), empat sekolah mendapat empat sekolah mendapat akreditasi A, tiga sekolah mendapat akreditasi B, dan satu sekolah mendapat akreditasi C. Satu SMP/MTs mendapat akreditasi A, dua sekolah mendapat akreditasi B. Satu SMA/MA yang mendapat akreditasi A.

Lalu di Kota Jayapura untuk SD, dua sekolah mendapat akreditasi A, tiga sekolah mendapat akreritasi B, satu sekolah mendapat akreditasi C. Untuk SMP/MTs, dua sekolah mendapat akreditasi B. Kemudian, untuk SMA/MA, dua sekolah mendapat akreditasi A, empat sekolah mendapat akreditasi B.

Selanjutnya, SMK hanya satu sekolah yang meneapat akreditasi B. Jumlah keseluruhan sekolah yang mendapat akreditasi di Kota Jayapura sebanyak 15 sekolah. Kabupaten Jayawijaya, dua sekolah yang mendapat akreditasi, yakni satu SD mendapat akreditasi A dan satu SMP/MTs mendapat akreditasi B.

"Kabupaten Keerom, satu SD mendapat akreditasi A, satu SMP/MTS mendapat akreditasi B. SMA/MA satu mendapat akreditasi B, satunya lagi mendapat akreditasi C. Kabupaten Mappi tiga SD mendapat akreditasi C," kata Wilius yang juga dosen di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cenderawasih ini.

Kabupaten Merauke, lima sekolah yang mendapat akreditasi masing-masing satu SD mendapat akreditasi C, satu SMP/MTs mendapat akreditasi B, satunya lagi mendapat akreditasi C. Kabupaten Mimika satu SMP/MTs yang mendapat akreditasi A.

Kemudian, di Kabupaten Nabire satu SMA/MA yang mendapat akreditasi A. Kabupaten Paniai, satu SMK yang mendapat akreditasi C. Satu SMA di Kabupaten Sarmi mendapat akreditasi B. Kabupaten Supiori satu SMA yang mendapat akreditasi A. Sedangkan di Kabupaten Yahukimo, satu SD tidak mendapat akreditasi.

Wilius menambahkan, untuk instrumen penilaian akreditasi sekolah di 2020 ini agak tinggi, untuk itu sekolah-sekolah diingatkan harus lebih siap supaya banyak yang terakreditasi dengan lulus kalau tidak siap, delapan standar pendidikan itu kalau kurang kemungkinan banyak yang tidak terakreditasi. (Antara)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar