Dua Remaja Meninggal Dunia, Keluarga Tuntut Bayar Kepala Rp 4 Miliar

Bagikan Bagikan
Remaja yang meninggal (atas) dan aksi keluarga di depan Satlantas Mimika (bawah) (Foto:SAPA/Acik)

SAPA (TIMIKA) – Dua remaja yakni Kristofel Napurkame dan Yohanis Akipia yang merupakan warga kampung Amar, Distrik Amar meninggal dunia. Keluarga menuntut agar pelaku membayar kepala sebesar Rp 4 miliar.

Maximus Mameyau selaku perwakilan keluarga korban sekaligus tokoh masyarakat Kamoro mengatakan, Rp 4 miliar itu untuk membayar dua kepala korban. Namun, sebanyak apapun jumlah uang, tidak sebanding dengan nyawa manusia, sehingga diharapkan agar pihak kepolisian harus mengusut tuntas peristiwa kematian dua remaja tersebut dan pelakunya harus dijatuhi hukuman setimpal.

“Sebagai keluarga korban kita sangat menyesal, karena pihak pelakunya tidak dihadirkan saat mediasi. Keluarga korban menduga dua korban ini bukan meninggal karena Laka tunggal, karena tidak ada tanda-tanda lazimnya korban kecelakaan,” ungkap Maximus di ruang mediasi Polres Mimika, Selasa (29/12/2020).

Sebelum dua remaja ini meninggal dunia, siang harinya menerima uang BLT sebesar Rp 900 ribu, sehingga saat malamnya berangkat ke pasar lama guna membeli keperluan dan saat subuhnya akan berangkat ke kampungnya di Amar. Namun, berdasarkan informasi dari tiga rekan lainnya, dua korban dipanggil oleh seseorang dari dalam sebuah mobil dan keduanya pun naik ke mobil tersebut dan keliling Timika. Sementara tiga rekannya dijanjikan akan dijemput di tempat yang sama.

“Tiba-tiba saat subuhnya kita terima kabar bahwa dua korban meninggal karena Lakalantas tunggal dan mayatnya ada di kamar mayat RSMM Charitas. Namun, kami curiga karena tidak ada tanda-tanda adanya luka ataupun darah di sekujur tubuh keduanya,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, dua korban meninggal dunia lantaran kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tunggal tanggal  23 Desember sekitar pukul  06.10 WIT bertempat di Jalan Poros SP2 – SP5 depan Rahmat Cell. Namun, keluarga kedua korban membantah bahwa kedua korban meninggal bukan akibat Lakalantas, karena tidak ditemui tanda-tanda benturan ataupun indikasi akibat kecelakaan.

Kasatlantas Polres Mimika, Iptu Devrizal mengatakan kecelakaan ini melibatkan satu anggota Polri yang diduga sebagai pelaku. Pelaku ini mengemudi kendaraan bermotor dipengaruhi minuman keras (Miras) serta berboncengan lebih dari satu orang.

Aksi dan tuntutan dari keluarga korban merupakan sesuatu yang wajar, sehingga akan diusut tuntas dan pelakunya akan dihukum setimpal sesuai dengan pelanggarannya. Pelaku tidak melarikan diri dari TKP, tetapi hanya mau menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti amukan massa dan yang lainnya, sehingga langsung melaporkan diri ke Polres Mimika dan langsung diamankan di Polsek Kuala Kencana.

Pasca kecelakaan ini pun Satlantas telah melaporkan ke Kapolres, karena ada keterlibatan anggota Polri. Anggota Polri yamg diduga sebagai pelaku ini juga telah diamankan oleh Provos yang berwenang mengatasinya.

“Tuntutan dan aksi keluarga itu wajar saja, karena mereka mungkin tidak bisa menyampaikan secara profesional, sehingga diambil cara yang melibatkan massa. Yang tangani anggota itu adalah Provos karena yang memang menangani adanya pelanggaran internal kepolisian,” kata Iptu Devrizal.

Kronologis di TKP, kendaraan roda dua yang membonceng dua korban menabrak median jalan. Kemungkinannya dua korban terjatuh dan terbentur ke aspal ataupun media jalan yang mengenai bagian tertentu pada tubuhnya masing-masing, sehingga mengakibatkan meninggal dunia.

Sebelum dimediasi, sekitar jam 11.33 WIT lantaran tidak puas atas peristiwa yang merenggut nyawa salah satu mahasiswa dan siswa SMA tersebut, keluarga kemudian beramai mendatangi kantor layanan Satlantas Polres Mimika di Jalan Budi Utomo dengan menenteng senjata tajam (Sajam), batu dan balok. (Acik)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

2 komentar:

  1. Ayoo.. Kunjungi dan bergabung bersama Dupa88 titik org sarana slot Game online dan sportsbook yang memberikan kenyamanan buat para maniac gamers.!! Bonus bonus yang menakjubkan selalu di persiapkan
    untuk teman teman yang ingin bergabung bersama kami, yuks.. jangan buang waktu segera buktikan kalau Dupa88 titik org paling best ya guys...Slot games

    BalasHapus
  2. Pendudukan: Harta Tanah / perhotelan
    kedudukan: Pengarah Urusan
    Nama: Najwa Mohammed
    Bandar: Miri
    Pinjaman saya mendapat: Rm 1.5 juta
    kadar faedah: 1%
    E-mel saya: najwamohammed369@gmail.com
    Halo, saya mengucapkan terima kasih kepada allah almight untuk kebaikan dan keberkasaan yang saya dapatkan dari AASIMAHA ADILA LOAN FIRM tahun ini 2020, saya ingin kita medium ini membiarkan muslim saya di malaysia, Tahun lepas saya telah memohon pinjaman banyak kali dan saya bodoh , Tahun ini ketika saya sedang menonton berita perniagaan saya di Aljazeera, saya melihat nama AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM pada wawancara menerangkan pakej mereka dan bagaimana mereka memberi pinjaman dan dana amal kepada mereka yang ingin memulakan perniagaan tahun ini. Oleh itu, saya mendengar dan menghubungi mereka dengan kenalan mereka di televisyen, saya memohon Rm 1.5 juta, pada kadar 1% dan pinjaman saya telah diluluskan dan saya mendapat pinjaman secepat mungkin. Saya mendapat pinjaman saya dan melabur lebih jauh ke hartanah suami saya. suami saya dari indonesia, banjir yang terjejas rumah keluarga kami di jakarta, sejak kami mendapat pinjaman, kami telah memperbaiki banyak hal dan membayar hutang bank juga.Jika anda ingin perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, anda bebas memohon sekarang dan dapatkan pinjaman anda .Mengingatkan diri anda untuk menjadi kuat dan tidak pernah berputus asa. Semakin banyak anda jatuh, semakin kuat anda menjadi bangun. Jangan pernah menyerah tidak kira apa. Buat janji kepada impian anda seolah-olah anda berjanji kepada anak anda. Saya berharap anda lebih besar tahun. Mungkin allah memberkati mereka allah

    MOHON SEKARANG
    E-mail****aasimahaadilaahmed.loanfirm@gmail.com

    BalasHapus