Dua Wasit Sepak Bola Mimika Raih Lisensi C1 Nasional

Bagikan Bagikan
David dan Marco saat foto bersama (Foto:Istimewa)

SAPA (TIMIKA) – Dua orang wasit sepakbola asal Kabupaten Mimika, David Nusaaly dan Fransiskus Katiop mendapatkan lisensi C1 Nasional usai mengikuti pelatihan wasit di Jakarta pekan lalu.

Melalui rilis Humas KONI Mimika, David Nusaaly mengaku sangat bersyukur atas lisensi yang diperoleh. Sebab, untuk mendapatkan lisensi C1 mereka harus melewati proses yang begitu sulit. Tetapi berkat support dari Koni Mimika maka mereka bisa meraih lisensi C1.

“Kami sangat bersyukur ketika kami lolos ujian dan mendapatkan lisensi C1 Nasional. Kami mengucapkan terimakasih kepada Koni Mimika yang sudah mengutus kami ikut pelatihan ini di tingkat nasional,” kata David.

Apa yang didapatkannya tersebut akan dia bagikan kepada generasi penerus di Mimika khususnya dalam hal perwasitan. Wasit yang berlisensi C1 Nasional bisa memimpin pertandingan mulai liga tiga, liga dua hingga liga satu, jadi moment atau kesempatan yang didapatkannya menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengharumkan nama kabupaten Mimika ke depannya.

David  juga berjanji ke depan dirinya akan mengajak anak-anak Mimika untuk tidak hanya fokus pada olahraga sepakbola sebagai pemain saja. Menjadi wasit  tentunya menjadi hal yang patut dibanggakan apalagi kalau sudah mendapatkan lisensi C1 Nasional. Paling tidak, bisa memiliki kesempatan untuk memimpin pertandingan di tingkat Nasional atau yang paling sering dikenal dengan sebutan liga satu.

“Ke depan kami akan membimbing lebih banyak lagi anak-anak dari Mimika untuk belajar tentang perwasitan, sehingga Mimika tidak hanya melahirkan atlet sepakbola saja, tetapi Mimika juga bisa melahirkan wasit yang handal,” terangnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Fransiskus Katiop. Dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Mimika selaku ketua umum KONI Mimika atas supportnya, sehingga bisa mendapatkan lisensi C1 Nasional.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapa Bupati selaku Ketua Umum KONI, Pak Cessar Avianto selaku Sekum KONI yang telah mendukung kami sehingga kami bisa mengikuti kursus wasit ini,” ungkapnya.

Ia menuturkan, untuk mendapatkan lisensi C1 Nasional ini pihaknya harus melalui proses yang begitu panjang, diawali dengan lisensi C3 untuk tingkat Kabupaten, setelah itu lisensi C2 untuk asosiasi Provinsi dan lisensi C1 Nasional yang baru didapatkan setelah mengikuti kursus di Jakarta selama kurang lebih satu minggu.( Acik)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Posting Komentar